Apel Kayu
Limonia acidissima
None
Tentang tanaman ini
Limonia acidissima, yang dikenal sebagai Apel Kayu, adalah pohon tropis yang dikenal dengan buahnya yang keras dan kayu dengan rasa manis dan asam yang unik. Pohon ini memiliki kulit batang kasar dan daun yang lebat, serta buahnya sering digunakan dalam selai, jus, dan obat tradisional. Pohon ini dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan dan kemampuannya tumbuh di tanah yang kurang subur.
Taksonomi
- Genus
- Limonia
- Famili
- Rutaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Sapindales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Sri Lanka
- Persebaran
- Asli dari India dan Sri Lanka; dibudidayakan di wilayah tropis Asia Selatan dan Asia Tenggara.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 20-35 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang selama musim tumbuh, biasanya setiap 2-3 bulan sekali. Kompos organik atau pupuk kandang juga dapat ditambahkan untuk memperkaya tanah.
Limonia acidissima adalah pohon yang tahan banting dan toleran terhadap kondisi kering serta lebih menyukai sinar matahari penuh. Membutuhkan penyiraman sedang dan tanah yang memiliki drainase baik. Umumnya perawatannya rendah, namun mendapat manfaat dari pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang mati.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun yang lebat dan menarik serta bunga yang harum; buah kayu yang unik menambah daya tarik hias.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; buahnya dapat dimakan dan aman dikonsumsi.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Limonia acidissima dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sarinya. Orang yang alergi terhadap serbuk sari mungkin mengalami bersin atau mata gatal selama masa berbunga. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak dekat saat tanaman berbunga dan pastikan area dalam ruangan memiliki ventilasi yang baik.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan drainase yang buruk dapat memicu penyakit jamur. Hama biasanya bukan masalah besar, namun perlu diwaspadai serangan serangga sesekali.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan untuk buahnya yang dapat dimakan dan digunakan dalam aplikasi kuliner serta pengobatan. Juga ditanam sebagai pohon hias dan untuk teduh.
Catatan
Lakukan pemangkasan setelah berbuah untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan kayu mati. Pemindahan pot tidak berlaku karena pohon ini besar. Pohon ini sensitif terhadap genangan air, jadi pastikan drainase baik.