Kelapa Kentia
Howea forsteriana
Howea forsteriana
Tentang tanaman ini
Howea forsteriana, yang biasa disebut Kelapa Kentia, adalah palem dalam ruangan yang anggun dikenal karena daun melengkungnya yang elegan dan pertumbuhan yang lambat. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena toleran terhadap cahaya rendah dan kondisi dalam ruangan. Asli dari Pulau Lord Howe, tanaman ini telah menjadi pilihan klasik untuk menambah nuansa tropis di rumah dan kantor.
Taksonomi
- Genus
- Howea
- Famili
- Arecaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Arecales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Pulau Lord Howe, Australia
- Persebaran
- Asli dari Pulau Lord Howe, dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman dalam ruangan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering sebelum disiram kembali. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 2-3 bulan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan berlebihan untuk mencegah daun terbakar.
Kelapa Kentia adalah tanaman yang tangguh dan mudah dirawat yang tumbuh baik dalam cahaya rendah hingga sedang. Tanaman ini menyukai penyiraman sedang dan tanah yang memiliki drainase baik. Pertumbuhannya lambat dan jarang mengalami masalah serius jika perawatan dasar dijalankan dengan benar.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau melengkung yang elegan dengan penampilan seperti bulu; batang tinggi dan ramping.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Penumpukan debu
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Howea forsteriana, yang juga dikenal sebagai Kelapa Kentia, memiliki risiko rendah menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap serbuk sari mungkin mengalami reaksi ringan, tetapi secara keseluruhan tanaman ini dianggap aman bagi kebanyakan orang. Untuk mengurangi kemungkinan alergi, jaga tanaman tetap bersih dan bebas debu.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan cahaya yang terlalu sedikit dapat memperlambat pertumbuhan. Kadang-kadang, tungau laba-laba atau kutu sisik dapat muncul tetapi mudah dikendalikan.
Kegunaan
Populer sebagai tanaman hias dalam ruangan untuk rumah dan kantor karena penampilannya yang elegan dan kemampuannya menyaring udara.
Catatan
Pangkas hanya daun yang mati atau rusak untuk menjaga penampilan. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi pertumbuhan. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.