Amaryllis
Hippeastrum sp.
Hippeastrum sp.
Tentang tanaman ini
Hippeastrum, yang sering disebut Amaryllis, adalah umbi berbunga populer yang dikenal dengan bunga besar berbentuk terompet dalam warna cerah seperti merah, merah muda, dan putih. Tanaman ini banyak dibudidayakan di dalam ruangan selama musim dingin dan awal musim semi untuk bunga yang menakjubkan. Daunnya berbentuk pita dan tumbuh dari umbi besar. Sering diberikan sebagai hadiah saat liburan dan dihargai karena tampilan bunganya yang dramatis.
Taksonomi
- Genus
- Hippeastrum
- Famili
- Amaryllidaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Selatan
- Persebaran
- Dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan, berasal dari Amerika Selatan, terutama Brasil dan negara sekitarnya.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18–24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik dan kaya bahan organik
Penyiraman. Siram saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk umbi. Kurangi penyiraman setelah berbunga hingga pertumbuhan baru muncul.
Pemupukan. Beri pupuk larut air yang seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tumbuh. Kurangi pemupukan saat tanaman dalam masa dormansi.
Bunga Hippeastrum cukup mudah dirawat namun membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk umbi, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Tanaman ini mekar dengan indah dengan perawatan minimal jika dirawat dengan benar.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim dingin–musim semi
Bunga besar berbentuk terompet berwarna cerah; daun hijau mengkilap berbentuk pita; tangkai bunga tinggi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umbi dan daun sedikit beracun jika tertelan, dapat menyebabkan gangguan perut. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Tanaman Hippeastrum menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, seperti bersin atau mata gatal. Orang dengan alergi serbuk sari sebaiknya menangani bunga dengan hati-hati dan menghindari paparan yang berkepanjangan. Getah tanaman ini umumnya tidak menyebabkan iritasi.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk umbi akibat penyiraman berlebihan, gagal berbunga karena cahaya kurang, dan kadang-kadang serangan hama seperti tungau laba-laba atau kutu putih.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan untuk bunga spektakulernya, sangat populer selama liburan musim dingin.
Catatan
Setelah berbunga, biarkan daun tumbuh dan memberi nutrisi pada umbi untuk musim berikutnya. Ganti pot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru. Hindari angin dingin dan perubahan suhu mendadak.