Amarilis Berpola Jaring
Hippeastrum reticulatum
reticulatum
Tentang tanaman ini
Hippeastrum reticulatum, yang dikenal sebagai Amarilis Berpola Jaring, adalah tanaman umbi yang dikenal dengan bunga bermotif jaring yang mencolok dengan warna merah atau merah muda. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias untuk dekorasi dalam ruangan dan taman. Tanaman ini menghasilkan bunga besar berbentuk terompet dan memiliki daun hijau berbentuk pita. Tanaman ini dihargai karena perawatannya yang relatif mudah dan bunga yang menarik.
Taksonomi
- Genus
- Hippeastrum
- Famili
- Amaryllidaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Brasil, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Amerika Selatan, khususnya Brasil, dan dibudidayakan di banyak wilayah beriklim sedang dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran media tanam yang mengalirkan air dengan baik, tanah liat berpasir
Penyiraman. Siram secara sedang selama musim tumbuh, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman secara signifikan selama masa dormansi untuk mencegah pembusukan umbi.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 2-4 minggu selama musim tumbuh aktif (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan selama masa dormansi di musim dingin.
Hippeastrum reticulatum adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tetapi tidak sinar matahari langsung yang panas, dan membutuhkan tanah yang mengalirkan air dengan baik untuk menghindari pembusukan akar. Siram secara sedang selama musim tumbuh dan kurangi penyiraman saat masa dormansi. Secara umum, tanaman ini tetap sehat dengan masalah minimal jika perawatan dasar diikuti.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Bunga besar berbentuk terompet dengan pola jaring yang khas, daun hijau berbentuk pita yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umbi bersifat sedikit beracun jika tertelan dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Hippeastrum reticulatum dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sarinya. Orang yang alergi terhadap serbuk sari bunga mungkin mengalami bersin atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, letakkan tanaman di area yang berventilasi baik dan hindari kontak langsung dengan serbuk sari jika Anda sensitif.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan pembusukan umbi, dan cahaya yang terlalu sedikit dapat mengurangi pembungaan. Kadang-kadang, hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun mungkin muncul tetapi biasanya dapat dikendalikan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang menarik, cocok untuk dekorasi dalam ruangan dan tampilan taman.
Catatan
Biarkan daun mati secara alami setelah berbunga sebelum mengurangi penyiraman. Ganti pot umbi setiap beberapa tahun dengan tanah baru untuk menjaga vitalitas. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.