Kembang Sepatu Laut
Hibiscus tiliaceus
None
Tentang tanaman ini
Hibiscus tiliaceus, yang dikenal sebagai Kembang Sepatu Laut, adalah semak atau pohon kecil yang tumbuh cepat dengan daun besar berbentuk hati dan bunga kuning cerah yang sering memiliki pusat merah. Tanaman ini dihargai karena bunganya yang menarik dan kemampuannya bertahan di kondisi pesisir. Sering digunakan untuk penghijauan di daerah tropis dan subtropis serta membantu menstabilkan tanah berpasir di dekat pantai.
Taksonomi
- Genus
- Hibiscus
- Famili
- Malvaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malvales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tropis, Kepulauan Pasifik
- Persebaran
- Ditanam secara luas di wilayah pesisir tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk bagian Asia, Kepulauan Pasifik, Afrika, dan Amerika.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10–12
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berpasir atau tanah lempung yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim pertumbuhan untuk menjaga tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang air. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin. Pastikan drainase yang baik untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada musim semi dan musim panas untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun yang berlebihan sehingga mengorbankan bunga.
Hibiscus tiliaceus adalah tanaman yang tahan banting dan tumbuh cepat di iklim hangat. Tanaman ini menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Dapat mentolerir kekeringan ringan tetapi tumbuh terbaik dengan penyiraman teratur. Waspadai penyiraman berlebihan yang dapat menyebabkan masalah akar. Pemangkasan membantu mempertahankan bentuk dan merangsang berbunga.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Daun besar berbentuk hati dan bunga kuning cerah dengan pusat merah yang menarik penyerbuk. Tanaman ini memiliki bentuk semak yang rimbun dan dapat dibentuk sebagai pohon kecil atau semak.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif. Jauhkan dari hewan peliharaan jika mereka cenderung mengunyah tanaman.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Hibiscus tiliaceus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif terhadap getahnya. Serbuk sari tanaman ini bukan pemicu alergi yang umum. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning akibat penyiraman berlebihan, bercak daun akibat infeksi jamur di kondisi lembap, dan kadang-kadang serangan hama seperti kutu daun atau serangga sisik.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias untuk taman dan penghijauan pesisir. Juga digunakan untuk stabilisasi tanah dan kerajinan tradisional di beberapa budaya.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk membentuk tanaman dan menghilangkan kayu mati. Dapat dibudidayakan di dalam ruangan dengan cahaya terang tetapi lebih menyukai kondisi luar ruangan. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.