Bunga sepatu
Hibiscus rosa-sinensis
None
Tentang tanaman ini
Hibiscus rosa-sinensis, yang dikenal sebagai bunga sepatu, adalah semak tropis yang dikenal dengan bunga besar dan berwarna-warni dalam berbagai warna seperti merah, merah muda, kuning, dan putih. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman dan sebagai tanaman pot di dalam ruangan di iklim yang lebih dingin. Bunganya menarik penyerbuk seperti kupu-kupu dan burung kolibri. Daunnya hijau mengkilap dan dapat berbunga sepanjang tahun dalam kondisi hangat.
Taksonomi
- Genus
- Hibiscus
- Famili
- Malvaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Malvales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Cina, Asia tropis
- Persebaran
- Dibudidayakan luas di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Asia, Kepulauan Pasifik, dan sebagian Amerika.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap tenggara, Menghadap barat daya
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau campuran media tanam pot
Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab tetapi tidak basah kuyup. Biarkan lapisan atas tanah sekitar satu inci mengering sebelum penyiraman berikutnya. Kurangi penyiraman pada bulan-bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh dengan pupuk larut air yang seimbang. Kurangi pemupukan pada musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Hibiscus rosa-sinensis adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai suhu hangat dan banyak sinar matahari. Jika kurang cahaya atau air, tanaman mungkin berhenti berbunga atau daun rontok. Penyiraman teratur dan pemupukan sesekali membantu pertumbuhan yang baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim gugur
Bunga besar dan mencolok dengan warna cerah; daun hijau mengkilap; bentuk semak yang rimbun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Hibiscus rosa-sinensis dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif terhadap getahnya. Serbuk sari tanaman ini bukan alergen umum, sehingga umumnya aman bagi mereka yang alergi serbuk sari. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning dan rontok akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk. Hama seperti kutu daun dan tungau laba-laba juga dapat menyerang tanaman. Kurangnya bunga sering disebabkan oleh kurangnya sinar matahari atau nutrisi.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang menarik. Juga digunakan dalam pengobatan tradisional di beberapa budaya.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk mempertahankan bentuk dan merangsang pertumbuhan baru. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memberi ruang bagi akar. Lindungi dari angin dingin dan suhu di bawah 10°C.