Kembang Sepatu Merah
Hibiscus coccineus
Alba
Tentang tanaman ini
Hibiscus coccineus, yang dikenal sebagai Kembang Sepatu Merah, adalah tanaman tahunan yang mencolok dengan bunga merah cerah besar berbentuk bintang. Daunnya berlobus dalam dan tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi, menjadikannya tambahan dramatis untuk taman. Sering digunakan di taman air atau area lembap dan menarik burung kolibri serta kupu-kupu.
Taksonomi
- Genus
- Hibiscus
- Famili
- Malvaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malvales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Serikat Tenggara
- Persebaran
- Asli dari wilayah tenggara Amerika Serikat, tanaman ini dibudidayakan di taman-taman di seluruh dunia di iklim yang sesuai.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, tanah lembap
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten, terutama saat cuaca panas. Hindari membiarkan tanah benar-benar kering tetapi pastikan drainase baik untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada musim semi dan pertengahan musim panas untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat mengurangi jumlah bunga.
Hibiscus coccineus adalah tanaman tahan banting yang menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang lembap, tetapi dapat mentolerir kekeringan ringan setelah tumbuh kuat. Tanaman ini mungkin kesulitan jika terlalu banyak air atau tumbuh di tanah dengan drainase buruk. Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuk dan merangsang pembungaan.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Bunga besar berwarna merah cerah berbentuk bintang, daun hijau berlobus dalam, bentuk tegak tinggi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya dianggap tidak beracun tetapi hindari konsumsi dan kontak dengan getah untuk mencegah iritasi ringan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Hibiscus coccineus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif karena getahnya. Tanaman ini menghasilkan serbuk sari yang dapat memicu alergi pada beberapa orang, terutama selama musim berbunga. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah dan batasi waktu di dekat tanaman saat berbunga jika Anda memiliki alergi terhadap serbuk sari.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan dan bercak daun jika sirkulasi udara buruk. Tanaman ini juga dapat diserang kutu daun dan tungau laba-laba jika tidak diawasi.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang mencolok dan kemampuannya menarik penyerbuk. Cocok untuk batas taman dan tepi perairan.
Catatan
Pangkas pada awal musim semi untuk menghilangkan batang mati dan merangsang pertumbuhan baru. Dapat diperbanyak dengan biji atau stek. Menyukai tanah lembap tetapi dapat mentolerir periode kering singkat setelah tumbuh kuat.