Kembang Sepatu Afrika

Hibiscus calyphyllus

Calyptratus

Tentang tanaman ini

Hibiscus calyphyllus, yang juga dikenal sebagai Kembang Sepatu Afrika, adalah semak tinggi yang tumbuh cepat dengan daun besar yang menarik dan bunga mencolok yang menyerupai bunga kembang sepatu. Tanaman ini sering dibudidayakan karena nilai hiasnya di taman dan lanskap, memberikan tampilan tropis. Tanaman ini berasal dari Afrika Timur dan dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan serta kemampuannya menarik penyerbuk seperti kupu-kupu dan lebah.

Taksonomi

Genus
Hibiscus
Famili
Malvaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Malvales
Jenis tanaman
Semak
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Afrika Timur
Persebaran
Asli dari Afrika Timur; dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari penuh
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
3–7 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
10 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
18-28 °C
Zona ketahanan USDA
9-11
pH media
6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
Jenis media
tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir

Penyiraman. Sirami secara teratur untuk menjaga tanah tetap lembab tetapi tidak basah. Biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering sebelum disiram kembali. Kurangi penyiraman pada bulan-bulan yang lebih dingin.

Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga awal musim gugur). Kurangi pemupukan pada musim dingin saat pertumbuhan melambat.

Hibiscus calyphyllus adalah semak yang tumbuh cepat dan menyukai tempat yang cerah serta tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini membutuhkan penyiraman secara teratur namun dapat mentolerir periode kering singkat setelah tumbuh dengan baik. Waspadai hama dan hindari penyiraman berlebihan agar tanaman tetap sehat.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Biji, Stek
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Ya
Masa berbunga
musim panas

Daun besar berwarna hijau cerah dan bunga berbentuk terompet yang mencolok, biasanya berwarna kuning pucat dengan pusat merah.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Umumnya tidak beracun tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan; jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari ketidaknyamanan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Sedang
Pemicu alergi
Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
Tingkat serbuk sari
Sedang

Hibiscus calyphyllus dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sari dan getahnya. Orang yang rentan terhadap alergi tanaman mungkin mengalami iritasi kulit atau bersin. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah dan tempatkan tanaman di area yang memiliki ventilasi baik.

Masalah umum

Masalah umum meliputi bercak daun, kutu daun, dan busuk akar yang disebabkan oleh penyiraman berlebihan. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan bunga yang sedikit dan pertumbuhan yang memanjang.

Kegunaan

Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias untuk taman dan lanskap karena bunga dan daunnya yang menarik. Juga dapat digunakan sebagai layar privasi atau pagar tanaman.

Catatan

Pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap tahun untuk mendukung pertumbuhan. Lindungi dari embun beku karena tanaman ini sensitif terhadap suhu dingin.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store