Honey locust
Gleditsia triacanthos
Inermis
Tentang tanaman ini
Honey locust adalah pohon gugur berukuran sedang hingga besar yang dikenal dengan daun halus menyerupai pakis dan polong biji yang panjang. Pohon ini sering digunakan sebagai pohon peneduh di taman dan jalan karena naungannya yang ringan dan bercak-bercak. Pohon ini dihargai karena ketangguhan dan kemampuannya tumbuh di berbagai jenis tanah. Beberapa varietas tidak memiliki duri, sehingga lebih aman untuk penanaman di perkotaan.
Taksonomi
- Genus
- Gleditsia
- Famili
- Fabaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Fabales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Serikat bagian tengah dan timur
- Persebaran
- Asli dari Amerika Utara bagian tengah dan timur; banyak ditanam di area perkotaan dan pinggiran kota di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 15-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3-9
- pH media
- 6.0-8.0 (slightly acidic to alkaline)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, dapat beradaptasi dengan berbagai jenis tanah
Penyiraman. Sirami pohon muda secara teratur untuk membantu perakaran. Pohon dewasa tahan kekeringan dan hanya perlu disiram saat periode kering yang berkepanjangan.
Pemupukan. Berikan pupuk pada pohon muda di awal musim semi dengan pupuk seimbang untuk mendukung pertumbuhan. Pohon dewasa biasanya tidak memerlukan banyak pemupukan kecuali tanahnya miskin.
Pohon honey locust kuat dan mudah tumbuh. Mereka lebih suka sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Setelah tumbuh, pohon ini tahan kekeringan dan biasanya jarang mengalami masalah hama atau penyakit. Perawatan minimal diperlukan, tetapi pemangkasan sesekali membantu menjaga bentuknya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun menyerupai pakis yang berubah menjadi kuning di musim gugur, polong biji coklat panjang, dan bunga kecil yang harum di musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman ditanam di taman dan ruang publik.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Pohon honey locust dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi ringan pada orang yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Jika Anda memiliki alergi serbuk sari, hindari berada di dekat pohon saat berbunga untuk mengurangi gejala seperti bersin atau mata gatal.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan atau drainase buruk dapat menyebabkan akar membusuk. Kadang-kadang hama seperti ulat jaring atau penggerek daun mungkin muncul tetapi jarang serius. Kekurangan sinar matahari dapat mengurangi pertumbuhan dan kesehatan daun.
Kegunaan
Sering digunakan sebagai pohon peneduh di taman, jalan, dan kebun besar. Kayunya kadang digunakan untuk furnitur dan tiang pagar.
Catatan
Pangkas pada akhir musim dingin untuk menghilangkan cabang mati atau yang saling bersilangan dan untuk menjaga bentuk. Beberapa varietas memiliki duri tajam, jadi tangani dengan hati-hati atau pilih kultivar tanpa duri untuk keamanan.