Freesia
Freesia x hybrida
Freesia x hybrida
Tentang tanaman ini
Freesia x hybrida adalah tanaman berbunga populer yang dikenal dengan aroma manis dan bunga berbentuk terompet berwarna-warni. Tanaman ini tumbuh dari umbi dan menghasilkan batang melengkung yang elegan dengan banyak bunga. Sering digunakan dalam rangkaian bunga dan taman, freesia menambah aroma harum dan warna cerah pada musim semi dan awal musim panas.
Taksonomi
- Genus
- Freesia
- Famili
- Iridaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika Selatan
- Persebaran
- Ditanam secara luas di seluruh dunia, terutama di taman dan sebagai bunga potong di daerah beriklim sedang.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 25 °C
- Optimal
- 15-22 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau campuran media tanam
Penyiraman. Sirami secukupnya, jaga agar tanah tetap lembap tetapi tidak tergenang. Kurangi penyiraman setelah berbunga ketika tanaman memasuki masa dormansi.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 2-3 minggu selama masa pertumbuhan dan berbunga untuk mendukung bunga yang sehat.
Freesia x hybrida cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk umbi, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman mungkin memerlukan penyangga saat tumbuh lebih tinggi. Pemangkasan bunga yang layu secara rutin dapat merangsang bunga lebih banyak.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Bunga berwarna cerah dan harum yang tersusun pada batang melengkung; daun ramping seperti rumput.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif. Jauhkan dari hewan peliharaan untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Aroma, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Freesia x hybrida dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama mereka yang sensitif terhadap serbuk sari atau aroma bunga. Pemicu utama adalah serbuk sari dan aroma yang kuat. Gejalanya dapat berupa bersin, mata gatal, atau iritasi kulit. Untuk mengurangi paparan, simpan bunga di area yang berventilasi baik dan hindari kontak langsung jika Anda memiliki kulit sensitif.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk umbi akibat penyiraman berlebihan, pertumbuhan memanjang jika cahaya kurang, dan hama sesekali seperti kutu daun atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan untuk tujuan hias, terutama sebagai bunga potong dan dekorasi taman karena aroma dan warna bunganya yang menarik.
Catatan
Tanam umbi di tanah yang memiliki drainase baik dan hindari genangan air. Setelah berbunga, biarkan daun mengering secara alami sebelum menyimpan umbi di tempat yang sejuk dan kering jika ditanam di iklim yang lebih dingin.