Ara
Ficus sp.
sp.
Tentang tanaman ini
Ficus adalah kelompok besar tanaman yang dikenal dengan daun yang menarik dan kemampuannya meningkatkan kualitas udara dalam ruangan. Mereka dapat tumbuh sebagai pohon atau semak dan populer sebagai tanaman hias dalam ruangan. Beberapa spesies menghasilkan buah ara kecil. Tanaman ini dihargai karena dedaunannya yang lebat dan kemampuan beradaptasi di lingkungan dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Ficus
- Famili
- Moraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Rosales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia
- Persebaran
- Spesies Ficus berasal dari wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia dan banyak dibudidayakan di dalam ruangan secara global.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat 2-3 cm lapisan atas tanah terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Sesuaikan frekuensi penyiraman berdasarkan musim dan kelembapan dalam ruangan.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Tanaman Ficus cukup mudah dirawat namun membutuhkan cahaya dan penyiraman yang konsisten. Mereka menyukai cahaya terang tidak langsung dan harus disiram saat lapisan atas tanah terasa kering. Penyiraman berlebihan atau perubahan lingkungan yang tiba-tiba dapat menyebabkan daun rontok. Membersihkan debu pada daun secara rutin membantu menjaga kesehatan tanaman.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun mengkilap, sering berukuran besar; beberapa spesies memiliki bentuk daun menarik atau variegasi; batang dan cabang berkayu.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tanaman Ficus dapat menyebabkan iritasi ringan jika getahnya mengenai kulit dan mungkin sedikit beracun jika tertelan oleh hewan peliharaan atau anak-anak, menyebabkan gangguan perut.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Tanaman Ficus dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, terutama yang sensitif terhadap getah atau serbuk sarinya. Getahnya dapat mengiritasi kulit, dan serbuk sari dapat memicu bersin atau gejala asma. Untuk mengurangi paparan, hindari menyentuh getah dan letakkan tanaman di area dengan ventilasi baik.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun rontok akibat penyiraman berlebihan atau angin, daun menguning karena terlalu banyak air, serta hama seperti tungau laba-laba atau kutu sisik.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan untuk dedaunannya yang menarik dan kemampuan menyaring udara.
Catatan
Tanaman Ficus dapat sensitif terhadap perubahan cahaya dan lingkungan yang dapat menyebabkan daun rontok. Pangkas untuk mempertahankan bentuk dan buang daun yang mati. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mendukung pertumbuhan.