Kaktus Tongkat Pancing
Ferocactus wislizeni
Tentang tanaman ini
Kaktus Tongkat Pancing adalah kaktus berbentuk bulat seperti tong yang dikenal dengan duri melengkung yang mencolok menyerupai kail pancing. Tanaman ini dapat tumbuh cukup tinggi dan sering miring ke arah matahari, sehingga mendapat julukan 'kaktus kompas.' Bunga berwarna kuning cerah hingga merah muncul di bagian atas saat musim panas. Kaktus ini sangat cocok dengan lingkungan gurun dan populer dalam xeriscaping serta taman bertema gurun.
Taksonomi
- Genus
- Ferocactus
- Famili
- Cactaceae
- Jenis tanaman
- Kaktus
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Barat Daya Amerika Serikat, Utara Meksiko
- Persebaran
- Asli dari gurun kering di Arizona, New Mexico, Texas, dan utara Meksiko; juga dibudidayakan di taman gurun di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–28 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- -7 °C
- Maksimum
- 50 °C
- Optimal
- 20-35 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berbatu dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering sebelum disiram lagi. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk khusus kaktus selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) sebulan sekali. Hindari pemupukan di musim dingin saat kaktus dalam masa dormansi.
Kaktus ini tumbuh subur dalam kondisi panas, cerah, dan kering yang khas di gurun. Membutuhkan penyiraman minimal dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah seperti busuk akar, namun secara keseluruhan tanaman ini mudah dirawat dan tahan banting.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Duri melengkung yang khas, bentuk tong, dan bunga cerah di musim panas menjadikannya tanaman gurun yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi durinya dapat menyebabkan cedera jika ditangani sembarangan.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar; hama seperti kutu putih atau tungau laba-laba kadang muncul; kurang sinar matahari dapat melemahkan tanaman.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias di taman gurun dan xeriscape. Bentuk dan bunganya yang unik menambah daya tarik visual.
Catatan
Tangani dengan hati-hati karena duri yang tajam. Repot hanya jika kaktus sudah terlalu besar untuk wadahnya, biasanya setiap beberapa tahun sekali.