Kaktus Tongkat Setan
Ferocactus latispinus
Tentang tanaman ini
Ferocactus latispinus adalah kaktus berbentuk bulat seperti tong, dikenal dengan duri-durinya yang besar, datar, dan berwarna-warni yang menyerupai lidah setan. Kaktus ini menghasilkan bunga berwarna kuning cerah hingga merah pada musim semi dan musim panas. Kaktus ini populer di kalangan kolektor dan digunakan sebagai tanaman hias di xeriscape dan taman gurun.
Taksonomi
- Genus
- Ferocactus
- Famili
- Cactaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Kaktus
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko
- Persebaran
- Asli dari Meksiko, juga dibudidayakan dalam koleksi kaktus di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–30 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 15-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- neutral to slightly acidic (6.0-7.0)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berbatu yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering sebelum disiram lagi. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan pembusukan akar.
Pemupukan. Berikan pupuk sekali atau dua kali selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk khusus kaktus yang diencerkan hingga setengah kekuatan.
Kaktus ini cukup tahan banting tetapi membutuhkan cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dan drainase yang buruk dapat menyebabkan pembusukan. Periksa hama secara rutin dan jaga kondisi tetap kering pada musim dingin.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Duri besar dan datar yang khas dengan warna mulai dari kuning hingga coklat kemerahan; bunga berwarna kuning cerah hingga merah; bentuk tong yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi duri tajamnya dapat menyebabkan cedera jika ditangani sembarangan.
Masalah umum
Pembusukan akar akibat penyiraman berlebihan, terbakar matahari jika tiba-tiba terkena sinar matahari yang intens, dan kadang-kadang serangan kutu putih atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias di rumah, taman, dan koleksi kaktus karena penampilan dan bunganya yang unik.
Catatan
Tangani dengan hati-hati karena duri yang tajam. Repot setiap beberapa tahun pada musim semi untuk menyegarkan tanah dan memungkinkan pertumbuhan.