Tanaman Macan Tutul
Farfugium japonicum
Gigantea
Tentang tanaman ini
Farfugium japonicum, yang biasa disebut Tanaman Macan Tutul, dikenal dengan daun besar, mengkilap, dan bulat yang sering ditandai dengan bintik kuning atau variegasi. Tanaman ini menghasilkan bunga kuning cerah menyerupai bunga aster pada musim gugur. Tanaman ini populer untuk menambah dedaunan yang mencolok di taman yang teduh atau ruang dalam ruangan. Asalnya dari Asia Timur dan dihargai karena daun hiasnya serta perawatannya yang mudah.
Taksonomi
- Genus
- Farfugium
- Famili
- Asteraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asterales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang, Korea, Taiwan
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di taman dan sebagai tanaman hias dalam ruangan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia; asli dari Jepang, Korea, dan Taiwan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur, Menghadap timur laut, Menghadap barat laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 5.5-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah kaya, berdrainase baik dengan bahan organik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Kurangi penyiraman pada musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin.
Farfugium japonicum adalah tanaman yang tahan banting dan lebih menyukai tempat teduh serta tanah yang lembap dan memiliki drainase baik. Tanaman ini umumnya mudah dirawat dan tahan terhadap penyakit umum. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar, dan buang daun yang sudah tua untuk menjaga kesehatan tanaman.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim gugur
Daun besar, mengkilap, bulat dengan bintik kuning; bunga kuning cerah menyerupai aster pada musim gugur.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Farfugium japonicum dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif akibat kontak dengan daunnya. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang biasanya memicu alergi. Untuk mengurangi risiko, gunakan sarung tangan saat menangani tanaman dan cuci tangan setelahnya.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar; terlalu banyak sinar matahari langsung dapat membakar daun; hama seperti siput atau bekicot kadang-kadang bisa menjadi masalah.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena dedaunannya yang menarik dan bunga cerah, cocok untuk area taman yang teduh dan dekorasi dalam ruangan.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Repot setiap 2-3 tahun jika ditanam di dalam ruangan. Lindungi dari embun beku di iklim yang lebih dingin.