Poinsettia
Euphorbia pulcherrima
Pulcherrima
Tentang tanaman ini
Poinsettia adalah tanaman populer yang dikenal dengan daun berwarna merah cerah dan hijau, sering digunakan sebagai dekorasi selama musim Natal. Bagian berwarna sebenarnya adalah daun yang termodifikasi disebut braktea, mengelilingi bunga kecil berwarna kuning. Tanaman ini berupa semak yang dapat tumbuh beberapa kaki tinggi di habitat aslinya namun biasanya dipelihara lebih kecil di dalam ruangan.
Taksonomi
- Genus
- Euphorbia
- Famili
- Euphorbiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko, Amerika Tengah
- Persebaran
- Asli dari Meksiko dan Amerika Tengah; dibudidayakan secara luas di seluruh dunia sebagai tanaman hias, terutama di daerah beriklim sedang.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 12 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk pada poinsettia setiap 2-3 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk larut air yang seimbang. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat tanaman beristirahat.
Poinsettia cukup mudah dirawat. Tanaman ini membutuhkan cahaya terang tidak langsung dan suhu ideal antara 18-24°C. Hindari penyiraman berlebihan; biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim dingin
Braktea merah cerah atau merah muda dengan daun hijau; bunga kecil kuning di tengah; tampilan warna musiman yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Poinsettia sedikit beracun jika tertelan, dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan. Getahnya dapat mengiritasi kulit dan mata. Jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Poinsettia dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada beberapa orang, terutama jika terkena getahnya. Getahnya dapat menyebabkan kemerahan atau gatal. Untuk menghindari masalah, gunakan sarung tangan saat menangani dan jauhkan dari anak-anak serta hewan peliharaan yang mungkin mengunyah daunnya.
Masalah umum
Masalah umum meliputi rontok daun akibat angin dingin atau penyiraman berlebihan, daun menguning karena terlalu banyak air, serta hama seperti lalat putih atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias, sangat populer selama musim liburan karena brakteanya yang berwarna-warni.
Catatan
Poinsettia mendapat manfaat dari pemangkasan setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Hindari paparan suhu di bawah 12°C. Ganti pot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru.