Salju di Gunung (Euphorbia marginata Kilimanjaro)
Kilimanjaro
Tentang tanaman ini
Euphorbia marginata 'Kilimanjaro', yang biasa disebut Salju di Gunung, adalah tanaman tahunan yang mencolok dikenal dengan daun hijau bertepi putih yang menciptakan tampilan seperti berembun. Tanaman ini menghasilkan bunga kecil berwarna kehijauan dan sering dibudidayakan untuk daun hiasnya daripada bunganya. Tanaman ini mengeluarkan getah susu yang dapat mengiritasi kulit. Populer di taman karena penampilannya yang unik dan tahan kekeringan.
Taksonomi
Klasifikasi lebih tinggi: Ordo Malpighiales
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Utara
- Persebaran
- Dibudidayakan secara luas di taman-taman di seluruh dunia, terutama di daerah beriklim sedang sebagai tanaman hias tahunan.
Perawatan
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Zona ketahanan USDA
- 3-9
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berpasir atau tanah berdrainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang serbaguna sekali sebulan selama musim pertumbuhan untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan memanjang dan lemah.
Tanaman ini tangguh dan mudah dibudidayakan, tumbuh subur di tempat yang terkena sinar matahari dengan tanah yang memiliki drainase baik. Lebih menyukai kondisi kering dan tidak suka disiram berlebihan. Perawatan minimal dibutuhkan, sehingga cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau dengan tepi putih yang khas seperti tertutup salju, bunga kecil berwarna kehijauan, bentuk semak tegak dan rimbun.
Toksisitas & keamanan
Getah susu dapat menyebabkan iritasi kulit dan sedikit beracun jika tertelan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
Euphorbia marginata 'Kilimanjaro' dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi pada beberapa orang karena getah susunya. Hindari menyentuh getahnya dan cuci tangan dengan bersih jika terkena. Orang yang sensitif terhadap lateks tanaman atau memiliki alergi kulit harus berhati-hati saat menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Kontak dengan getah dapat menyebabkan iritasi kulit. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat melemahkan tanaman.
Kegunaan
Dibudidayakan terutama sebagai tanaman hias untuk daun yang menarik dan penampilan unik di taman dan wadah.
Catatan
Gunakan sarung tangan saat memangkas atau menangani untuk menghindari iritasi kulit akibat getah. Tanam ulang atau tabur benih setiap tahun karena ini adalah tanaman tahunan. Lebih menyukai tanah dengan drainase baik untuk mencegah akar membusuk.