Kepala Medusa
Euphorbia flanaganii
Flanaganii
Tentang tanaman ini
Euphorbia flanaganii, yang dikenal sebagai Kepala Medusa, adalah sukulen unik dengan batang panjang menyerupai ular yang menyebar dari pangkal tengah, menyerupai rambut mitos Medusa. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias karena bentuknya yang tidak biasa dan perawatannya yang mudah. Tanaman ini menghasilkan bunga kecil berwarna kuning-hijau dan sering dibudidayakan di dalam ruangan atau taman batu.
Taksonomi
- Genus
- Euphorbia
- Famili
- Euphorbiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Afrika Selatan, dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- campuran kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Biarkan tanah benar-benar kering sebelum disiram kembali. Siram secukupnya, terutama di musim dingin saat tanaman dalam masa dorman. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk sukulen seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan di musim dingin.
Euphorbia flanaganii adalah sukulen yang tangguh yang tumbuh baik di cahaya terang dan membutuhkan sedikit air. Tanaman ini lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan dapat mengalami masalah jika terlalu banyak disiram. Perawatannya minimal dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Batang khas menyerupai ular yang membentuk gundukan padat dan menyebar; bunga kecil kuning-hijau; tekstur dan bentuk yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getah susu tanaman ini beracun dan dapat menyebabkan iritasi kulit atau kerusakan mata. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Euphorbia flanaganii dapat menyebabkan iritasi kulit atau reaksi alergi pada beberapa orang karena getah susunya. Hindari menyentuh getah dan gunakan sarung tangan saat menangani tanaman ini. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah kontak atau konsumsi yang tidak disengaja.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Cahaya rendah dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Getahnya dapat mengiritasi kulit jika tersentuh.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang unik. Cocok untuk taman batu, wadah, dan koleksi sukulen dalam ruangan.
Catatan
Hati-hati saat memangkas atau memindahkan tanaman karena getahnya dapat mengiritasi kulit dan mata. Gunakan sarung tangan dan cuci tangan setelah menangani. Pindahkan pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memeriksa akar.