Putri Perak
Eucalyptus caesia
Silver Princess
Tentang tanaman ini
Eucalyptus caesia, yang dikenal sebagai Putri Perak, adalah pohon kecil hingga sedang yang berasal dari Australia Barat. Tanaman ini dikagumi karena kulit batangnya yang berwarna perak mencolok yang mengelupas seperti pita dan bunga berbentuk lonceng berwarna merah muda hingga merah yang mekar pada akhir musim dingin hingga musim semi. Pohon ini memiliki daun ramping berwarna hijau kebiruan dan bentuk yang anggun serta terbuka. Sering ditanam sebagai pohon hias di taman dan taman kota karena penampilannya yang unik.
Taksonomi
- Genus
- Eucalyptus
- Famili
- Myrtaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Myrtales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Australia Barat
- Persebaran
- Asli dari Australia Barat; dibudidayakan di iklim serupa di seluruh dunia, termasuk beberapa bagian California dan wilayah Mediterania.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -5 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berlempung dengan drainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur selama tahun pertama untuk membentuk akar, kemudian kurangi frekuensi penyiraman. Biarkan tanah mengering di antara penyiraman untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk di awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan untuk mendukung pertumbuhan. Hindari pemupukan berlebihan karena eucalyptus lebih menyukai tanah yang kurang subur.
Eucalyptus caesia adalah tanaman yang cukup mudah dirawat jika mendapatkan sinar matahari yang cukup dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan kekeringan setelah tumbuh dengan baik, tetapi tidak menyukai kondisi tanah yang tergenang air. Pemangkasan rutin membantu menjaga bentuk dan mendorong pertumbuhan yang sehat.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- akhir musim dingin hingga musim semi
Kulit batang berwarna perak yang mengelupas, bunga berbentuk lonceng berwarna merah muda hingga merah, daun ramping berwarna hijau kebiruan, dan bentuk pohon yang elegan.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi getahnya dapat mengiritasi kulit; jauhkan dari hewan peliharaan dan anak-anak untuk menghindari tertelan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Eucalyptus caesia dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Orang yang memiliki alergi serbuk sari sebaiknya menghindari kontak dekat selama periode ini. Getah tanaman ini juga dapat menyebabkan iritasi kulit dalam beberapa kasus, sehingga disarankan menggunakan sarung tangan saat menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Kadang-kadang, hama seperti psyllid atau serangga sisik dapat muncul.
Kegunaan
Utamanya ditanam sebagai pohon hias karena kulit batang dan bunganya yang menarik. Juga digunakan dalam lanskap untuk taman yang tahan kekeringan.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk menjaga bentuk dan menghilangkan kayu mati. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap tahun sampai tanaman benar-benar tumbuh. Sensitif terhadap embun beku, jadi lindungi tanaman muda di daerah yang lebih dingin.