Tanaman koka
Erythroxylum coca
Tentang tanaman ini
Erythroxylum coca adalah semak kecil asli Amerika Selatan, dikenal dengan daun hijau mengkilapnya. Tanaman ini secara tradisional digunakan oleh masyarakat adat untuk sifat stimulan. Tanaman tumbuh lambat dan lebih menyukai lingkungan tropis yang lembap. Utamanya dibudidayakan untuk daunnya yang mengandung alkaloid.
Taksonomi
- Genus
- Erythroxylum
- Famili
- Erythroxylaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Peru, Bolivia, Kolombia
- Persebaran
- Asli dari wilayah Andes di Amerika Selatan, terutama Peru, Bolivia, dan Kolombia. Juga dibudidayakan di beberapa daerah tropis dengan kondisi terkontrol.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Luar ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 20-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang. Siram saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.
Erythroxylum coca adalah semak tropis yang membutuhkan kondisi hangat dan lembap serta naungan sebagian. Tanaman ini memerlukan tanah yang mengalir dengan baik, sedikit asam, dan kelembapan yang konsisten tanpa genangan air. Tanaman ini sensitif terhadap suhu dingin dan memerlukan perhatian khusus terhadap kelembapan dan suhu agar tumbuh dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sulit
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau mengkilap dengan tekstur halus dan bunga kecil berwarna putih hingga kuning pucat pada musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tanaman mengandung alkaloid yang dapat berbahaya jika tertelan dalam jumlah besar. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari konsumsi tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Erythroxylum coca dapat menyebabkan reaksi alergi pada individu yang sensitif, terutama dari kontak dengan daun atau getahnya. Orang yang sensitif terhadap getah tanaman atau memiliki alergi kulit harus menangani dengan hati-hati. Gejala dapat berupa iritasi kulit atau ruam. Menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan setelah menangani dapat membantu mengurangi paparan.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning atau rontok akibat penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk, serta kerusakan daun akibat hama seperti kutu daun atau tungau. Tanaman juga dapat mengalami masalah jika terpapar suhu dingin atau sinar matahari langsung yang terlalu kuat.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan untuk daunnya yang memiliki kegunaan tradisional sebagai stimulan ringan dan untuk praktik budaya. Juga dibudidayakan sebagai semak hias di iklim yang sesuai.
Catatan
Pangkas secara ringan untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang yang mati atau rusak. Tanam ulang tanaman muda setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah. Sensitif terhadap angin dingin dan kelembapan rendah.