Echeveria Hantu (Echeveria lilacina)
Lilacina
Tentang tanaman ini
Echeveria lilacina, yang juga dikenal sebagai Echeveria Hantu, adalah sukulen kecil dengan roset daun tebal berwarna abu-abu-lilac pucat yang memiliki lapisan bubuk lembut. Tanaman ini populer karena warna elegan yang lembut dan bentuknya yang kompak. Tanaman ini sering digunakan di taman batu, wadah, dan sebagai tanaman hias dalam ruangan.
Taksonomi
Klasifikasi lebih tinggi: Ordo Saxifragales
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko
- Persebaran
- Asli dari timur laut Meksiko; dibudidayakan secara luas di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram hanya saat tanah benar-benar kering. Selama musim dingin, kurangi frekuensi penyiraman secara signifikan untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk secukupnya selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk sukulen seimbang yang diencerkan sekali sebulan. Hindari pemupukan di musim dingin saat tanaman dorman.
Echeveria lilacina adalah sukulen yang tangguh dan tumbuh baik dengan perawatan minimal. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Perawatannya sedikit dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Anakan, Biji
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Roset daun berwarna abu-abu-lilac pucat yang menarik dengan lapisan bubuk; bunga berbentuk lonceng berwarna merah muda di musim semi.
Toksisitas & keamanan
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
Echeveria lilacina umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Namun, orang dengan kulit yang sangat sensitif sebaiknya menghindari kontak langsung dengan getahnya untuk mencegah iritasi ringan. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang terbawa udara, sehingga aman bagi penderita alergi serbuk sari.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun rontok. Cahaya yang kurang dapat membuat tanaman memanjang dan kehilangan bentuk kompaknya. Hama seperti kutu putih kadang-kadang dapat muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun dan bunganya yang menarik. Cocok untuk dekorasi dalam ruangan dan taman batu luar ruangan.
Catatan
Pangkas daun yang mati untuk menjaga tanaman tetap rapi. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memeriksa akar. Lindungi dari embun beku karena tanaman ini sensitif terhadap suhu dingin di bawah 5°C.