Lidah Buaya Portugis
Drosophyllum lusitanicum
Drosophyllum lusitanicum
Tentang tanaman ini
Drosophyllum lusitanicum, juga dikenal sebagai Lidah Buaya Portugis, adalah tanaman karnivora unik yang berasal dari Eropa barat daya dan Afrika utara. Tanaman ini menangkap serangga dengan daun lengket yang berkelenjar dan berkilau di bawah sinar matahari. Berbeda dengan banyak tanaman sundew lainnya, ia lebih menyukai habitat yang kering dan cerah serta memiliki batang berkayu. Tanaman ini dikagumi karena penampilannya yang tidak biasa dan kemampuannya menangkap serangga.
Taksonomi
- Genus
- Drosophyllum
- Famili
- Droseraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Portugal, Spanyol, Maroko, Aljazair
- Persebaran
- Asli dari Portugal, Spanyol, Maroko, dan Aljazair; dibudidayakan di seluruh dunia dalam koleksi khusus.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat daya, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- acidic (4.5-5.5)
- Jenis media
- campuran tanah berpasir atau asam dengan drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya agar tanah tetap sedikit lembap tetapi tidak basah. Gunakan air hujan atau air suling untuk menghindari penumpukan mineral.
Pemupukan. Tanaman ini umumnya tidak memerlukan pemupukan karena memperoleh nutrisi dari serangga yang ditangkap. Jika dibudidayakan di dalam ruangan, pemberian makanan serangga kecil sesekali dapat membantu.
Drosophyllum lusitanicum adalah tanaman karnivora yang menyukai cahaya terang dan tanah asam yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan kekeringan tetapi membutuhkan penyiraman sesekali agar tanah tetap sedikit lembap. Hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan akar membusuk. Perawatan minimal diperlukan namun tanaman ini mendapat manfaat dari sirkulasi udara yang baik dan pemberian makanan serangga sesekali.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun lengket berwarna hijau cerah dengan rambut kelenjar; bunga kuning di musim semi; bentuk batang berkayu.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman dipelihara di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Tidak ada
- Pemicu alergi
- Tidak diketahui
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Drosophyllum lusitanicum tidak diketahui menyebabkan alergi. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara yang biasanya memicu reaksi alergi, sehingga umumnya aman bagi orang yang sensitif terhadap alergi tanaman.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Hama jarang terjadi tetapi waspadai masalah jamur jika kelembapan terlalu tinggi.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman karnivora hias untuk koleksi dan tujuan edukasi.
Catatan
Pangkas daun yang mati untuk menjaga kesehatan tanaman. Ganti pot setiap 2-3 tahun menggunakan tanah berpasir dan asam. Hindari lingkungan dengan kelembapan tinggi karena tanaman ini lebih menyukai udara kering.