sundew berdaun sendok
Drosera spatulata
Spatulata
Tentang tanaman ini
Drosera spatulata, dikenal sebagai sundew berdaun sendok, adalah tanaman karnivora kecil dengan daun lengket berbentuk sendok yang menangkap serangga kecil. Tanaman ini menggunakan serangga tersebut sebagai sumber nutrisi, yang membantunya tumbuh di tanah yang miskin. Tanaman ini populer di kalangan penggemar tanaman karnivora dan sering dibudidayakan di dalam ruangan atau rumah kaca.
Taksonomi
- Genus
- Drosera
- Famili
- Droseraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia, Australia
- Persebaran
- Asli dari beberapa bagian Asia dan Australia; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman karnivora hias dalam ruangan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sering
- Interval siram
- 1–3 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15–25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- acidic (4.5–5.5)
- Jenis media
- campuran gambut dan pasir, tanah asam dengan drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Gunakan metode nampan dengan meletakkan pot di dalam piringan air dangkal untuk menjaga kelembapan dan kelembaban.
Pemupukan. Biasanya tidak perlu pemupukan karena tanaman mendapatkan nutrisi dari serangga yang tertangkap. Jika dibudidayakan di dalam ruangan tanpa serangga, pupuk yang sangat encer dapat diberikan sesekali selama musim tumbuh.
Drosera spatulata adalah tanaman karnivora kecil yang cukup mudah dirawat jika Anda memberinya cahaya terang dan tanah yang selalu lembap. Tanaman ini menyukai tanah asam yang memiliki drainase baik dan mendapat manfaat dari kelembapan tinggi. Hindari membiarkan tanah benar-benar kering, dan gunakan air hujan atau air suling untuk mencegah penumpukan mineral. Pemberian pupuk secara rutin tidak diperlukan karena tanaman ini menangkap serangga sendiri.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Daun lengket berbentuk sendok dengan tentakel merah kecil; bunga kecil berwarna putih atau merah muda pada tangkai tipis.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Drosera spatulata umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan reaksi alergi. Namun, beberapa orang dengan kulit sensitif mungkin mengalami iritasi ringan jika menyentuh daun lengketnya. Untuk menghindari hal ini, tangani tanaman dengan lembut dan cuci tangan setelahnya.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning atau coklat akibat terlalu banyak sinar matahari langsung atau tanah yang kering, serta busuk akar jika terlalu banyak disiram atau ditanam di tanah dengan drainase buruk.
Kegunaan
Dibudidayakan terutama sebagai tanaman karnivora hias karena daun penangkap serangga yang unik dan penampilan yang menarik.
Catatan
Pangkas daun yang mati untuk menjaga kesehatan tanaman. Repot setiap 1–2 tahun menggunakan campuran gambut sphagnum dan pasir atau perlit. Hindari air keran; gunakan air hujan atau air suling untuk mencegah penumpukan mineral.