Pohon Naga
Dracaena draco
Tentang tanaman ini
Dracaena draco, yang umum dikenal sebagai Pohon Naga, adalah pohon hijau yang mencolok dengan batang tebal bercabang dan daun berbentuk pedang. Tanaman ini menghasilkan getah merah yang disebut "darah naga" yang secara historis digunakan untuk pewarna dan obat. Tanaman ini tumbuh lambat dan dapat hidup bertahun-tahun, sering digunakan sebagai pohon hias di taman dan ruang dalam besar.
Taksonomi
- Genus
- Dracaena
- Famili
- Asparagaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Kepulauan Canary, Tanjung Verde, Madeira, Maroko
- Persebaran
- Asli dari Kepulauan Canary, Tanjung Verde, Madeira, dan barat Maroko; dibudidayakan di wilayah subtropis dan tropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah berpasir atau berlempung dengan drainase baik
Penyiraman. Siram secara moderat, biarkan lapisan atas tanah mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman kurang aktif.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang diencerkan setiap 2-3 bulan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Dracaena draco adalah tanaman yang tumbuh lambat dan tahan kekeringan, lebih menyukai cahaya terang tidak langsung tetapi dapat mentolerir sedikit sinar matahari langsung. Memerlukan tanah yang memiliki drainase baik dan disiram secara moderat dengan membiarkan tanah mengering di antara penyiraman. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati. Membutuhkan pemupukan minimal dan pemangkasan sesekali untuk menghilangkan daun yang mati.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Batang tebal bercabang dengan daun hijau berbentuk pedang; menghasilkan bunga kecil yang harum dan getah merah.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Dracaena draco dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif karena getahnya. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara yang biasanya memicu alergi. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci kulit jika terkena.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun menguning. Cahaya rendah dapat menyebabkan pertumbuhan lambat dan daun pucat. Hama seperti tungau laba-laba atau kutu putih kadang-kadang dapat muncul.
Kegunaan
Pohon hias untuk taman dan dekorasi dalam ruangan; secara historis, getah merahnya digunakan untuk pewarna dan obat tradisional.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk menjaga penampilan. Repot hanya saat akar sudah terlalu padat, karena tanaman ini lebih suka sedikit terikat pot. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.