Dianthus
Dianthus sp.
Carnation
Tentang tanaman ini
Dianthus adalah kelompok tanaman berbunga yang dikenal dengan bunga beraroma harum dan berwarna-warni yang sering disebut anyelir atau pink. Mereka memiliki kelopak bunga berjumbai dan hadir dalam warna merah muda, merah, putih, dan ungu. Tanaman ini populer di taman dan sebagai bunga potong karena keindahan dan aromanya.
Taksonomi
- Genus
- Dianthus
- Famili
- Caryophyllaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Asia
- Persebaran
- Ditanam secara luas di seluruh dunia, berasal dari Eropa dan Asia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -15 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15–24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 3–9
- pH media
- 6.0–7.5 (neutral to slightly alkaline)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami dianthus secara sedang, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan yang sehat.
Tanaman Dianthus tahan banting dan mudah dirawat. Mereka menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Perlu pemangkasan bunga layu secara berkala untuk merangsang bunga baru.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Bunga harum dengan kelopak berjumbai dalam berbagai warna; daun hijau yang menarik; bentuk kompak dan rimbun.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tanaman Dianthus umumnya aman tetapi dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada orang yang sensitif. Jauhkan dari hewan peliharaan yang mungkin menggigit tanaman.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Tanaman Dianthus dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, seperti bersin atau mata gatal. Orang yang alergi terhadap serbuk sari bunga sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari paparan lama saat masa berbunga.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Sirkulasi udara yang buruk dapat menyebabkan penyakit jamur. Hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Umumnya dibudidayakan sebagai tanaman hias taman dan digunakan dalam rangkaian bunga karena bunga yang menarik dan harum.
Catatan
Pangkas bunga yang sudah layu secara teratur untuk merangsang bunga baru. Dianthus lebih menyukai suhu yang lebih sejuk dan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah penyakit. Pemindahan pot jarang diperlukan untuk tanaman dalam pot.