Anggrek Merpati
Dendrobium crumenatum
Crumenatum
Tentang tanaman ini
Dendrobium crumenatum, dikenal sebagai Anggrek Merpati, adalah anggrek tropis yang terkenal dengan bunga putih harum yang menyerupai merpati yang sedang terbang. Bunga ini cepat mekar setelah hujan atau penyiraman, sering dalam waktu sehari, sehingga tanaman ini menarik untuk diamati. Anggrek ini bersifat epifit, artinya tumbuh alami pada pohon, dan populer di taman serta rumah karena bunga unik dan aromanya yang menyenangkan.
Taksonomi
- Genus
- Dendrobium
- Famili
- Orchidaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Thailand, Malaysia, Filipina
- Persebaran
- Asli dari Asia Tenggara termasuk India, Thailand, Malaysia, dan Filipina; banyak dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 5.5-6.5
- Jenis media
- campuran kulit anggrek kasar, drainase baik
Penyiraman. Sirami secara menyeluruh saat media tanam terasa kering tetapi hindari membiarkan tanaman tergenang air. Tingkatkan penyiraman selama masa pertumbuhan aktif dan kurangi saat periode istirahat.
Pemupukan. Berikan pupuk anggrek seimbang setiap dua minggu selama musim pertumbuhan (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat tanaman beristirahat.
Dendrobium crumenatum adalah anggrek yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan media tanam sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini berbunga terbaik dengan periode istirahat berupa pengurangan air dan suhu yang lebih sejuk.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Bunga putih harum berbentuk seperti merpati terbang, daun hijau menarik, dan kebiasaan tumbuh epifit.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman dipelihara di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Dendrobium crumenatum dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sarinya. Orang yang alergi terhadap serbuk sari anggrek mungkin mengalami bersin atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan bunga jika Anda sensitif dan tempatkan tanaman di area dengan sirkulasi udara yang baik.
Masalah umum
Masalah umum meliputi akar busuk akibat penyiraman berlebihan, daun menguning karena terlalu banyak sinar matahari langsung, dan gagal berbunga jika kondisi terlalu panas atau lembap tanpa periode istirahat kering.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga unik dan harum. Cocok untuk dekorasi dalam ruangan dan taman tropis.
Catatan
Pangkas tangkai bunga lama setelah berbunga untuk merangsang pertumbuhan baru. Ganti media tanam setiap 2-3 tahun menggunakan campuran kulit anggrek kasar. Sensitif terhadap suhu dingin di bawah 10°C.