pakis perak
Cyathea dealbata
dealbata
Tentang tanaman ini
Cyathea dealbata, yang biasa disebut pakis perak, adalah jenis pakis pohon asli Selandia Baru. Tanaman ini terkenal dengan bagian bawah helaian daunnya yang berwarna perak-putih mencolok, memberikan tampilan yang unik dan menarik. Pakis ini dapat tumbuh cukup tinggi dan sering digunakan sebagai tanaman hias di taman dan lanskap. Ia melambangkan Selandia Baru dan memiliki makna budaya yang penting di sana.
Taksonomi
- Genus
- Cyathea
- Famili
- Cyatheaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Cyatheales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Selandia Baru; dibudidayakan di wilayah beriklim sedang dan subtropis serupa di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Dalam ruangan
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah organik yang kaya, gembur, dan memiliki drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembab secara konsisten tetapi tidak tergenang. Siram saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Tingkatkan kelembapan dengan penyemprotan rutin.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Hindari pemberian pupuk berlebihan yang dapat merusak akar.
Pakis perak adalah tanaman yang cukup mudah dirawat jika Anda menyediakan lingkungan yang teduh dan lembap. Tanaman ini menyukai tanah yang lembab tetapi tidak tergenang air. Penyemprotan rutin dan menghindari sinar matahari langsung membantu menjaga kesehatannya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Helaian daun besar yang melengkung dengan bagian bawah berwarna perak-putih yang khas; bentuk seperti pohon.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Tidak diketahui
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cyathea dealbata, yang juga dikenal sebagai pakis perak, umumnya aman dan tidak diketahui menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap spora tanaman mungkin mengalami reaksi ringan, tetapi hal ini jarang terjadi. Untuk mengurangi risiko, hindari mengganggu spora secara berlebihan.
Masalah umum
Jika terlalu banyak disiram, akar dapat membusuk. Terlalu banyak sinar matahari langsung dapat menyebabkan daun terbakar. Udara yang kering dapat menyebabkan tepi daun menguning dan mengering.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias untuk taman dan dekorasi dalam ruangan karena daun yang mencolok dan makna budayanya.
Catatan
Pangkas helaian daun yang mati atau rusak untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Repot hanya jika perlu, karena tanaman ini lebih suka kondisi akar yang stabil. Lindungi dari angin kencang dan embun beku.