Somali Spiderwort
Cyanotis somaliensis
Somaliensis
Tentang tanaman ini
Cyanotis somaliensis, yang dikenal sebagai Somali Spiderwort, adalah tanaman sukulen kecil dengan daun berbulu berwarna hijau kebiruan yang tumbuh dengan kebiasaan menjalar atau menyebar. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan atau dalam keranjang gantung karena daunnya yang menarik dan perawatan yang mudah. Tanaman ini kadang-kadang menghasilkan bunga ungu kecil yang halus. Asalnya dari daerah kering dan sangat tahan terhadap kondisi kekeringan.
Taksonomi
- Genus
- Cyanotis
- Famili
- Commelinaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Commelinales
- Jenis tanaman
- Sukulen
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Somalia, Afrika Timur
- Persebaran
- Asli dari Somalia dan sebagian Afrika Timur; dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias dalam ruangan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah sukulen atau kaktus yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang yang diencerkan sekali sebulan selama musim pertumbuhan (musim semi dan musim panas). Hindari pemupukan pada musim dingin saat tanaman dalam masa dormansi.
Cyanotis somaliensis adalah sukulen yang tangguh dan mudah dirawat yang tumbuh baik dengan perhatian minimal. Tanaman ini menyukai cahaya terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi siram secukupnya dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Memerlukan perawatan sedikit dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun berbulu berwarna hijau kebiruan dengan kebiasaan menjalar dan bunga ungu kecil.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk ditempatkan di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cyanotis somaliensis umumnya aman dan tidak mungkin menyebabkan alergi. Namun, orang dengan kulit sensitif mungkin mengalami iritasi ringan jika menyentuh daun tanaman ini. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan kulit dan cuci tangan setelah menangani tanaman.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk dan daun rontok. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi panjang dan kurus. Kadang-kadang hama seperti kutu putih dapat muncul tetapi mudah dikendalikan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daunnya yang menarik dan perawatannya yang mudah. Cocok untuk keranjang gantung atau sebagai penutup tanah di iklim hangat.
Catatan
Pangkas sesekali untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan batang yang mati atau terlalu panjang. Repot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru untuk mendorong pertumbuhan yang sehat. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.