Cemara
Cupressus sp.
Varies by species and cultivar
Tentang tanaman ini
Cupressus, yang biasa dikenal sebagai cemara, adalah genus pohon konifer hijau sepanjang tahun yang dikenal dengan bentuknya yang tinggi dan ramping serta daun seperti sisik. Mereka sering digunakan sebagai pohon hias, penahan angin, atau layar privasi. Kayu cemara dihargai karena daya tahan dan ketahanannya terhadap pembusukan. Pohon ini memiliki sejarah panjang dalam tata taman dan sering dikaitkan dengan iklim Mediterania dan sedang.
Taksonomi
- Genus
- Cupressus
- Famili
- Cupressaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Pinales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Wilayah Mediterania, Amerika Utara bagian barat, Asia
- Persebaran
- Asli dari wilayah beriklim sedang hangat di Belahan Bumi Utara, termasuk Mediterania, Amerika Utara bagian barat, dan sebagian Asia. Banyak dibudidayakan di berbagai daerah beriklim sedang dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -15 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-10
- pH media
- 6.0-8.0 (neutral to slightly alkaline)
- Jenis media
- Tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama beberapa tahun pertama untuk membentuk akar. Setelah tumbuh dengan baik, pohon cemara tahan kekeringan dan membutuhkan penyiraman yang lebih jarang. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk pada awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan namun lemah.
Pohon cemara umumnya tahan banting dan tahan kekeringan setelah tumbuh dengan baik. Mereka menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah akar. Pemangkasan sesekali diperlukan untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang mati.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun hijau sepanjang tahun berbentuk sisik, bentuk kolom tinggi atau piramidal, kerucut kayu kecil.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Umumnya tidak beracun tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari kontak dengan getah.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Tinggi
Spesies Cupressus (pohon cemara) dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi pada orang yang sensitif, terutama selama musim serbuk sari. Gejalanya bisa berupa bersin, hidung meler, atau mata gatal. Untuk mengurangi paparan, hindari menanamnya dekat jendela atau area duduk luar ruangan selama musim serbuk sari dan tutup jendela jika Anda sensitif.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk, serta masalah hama sesekali seperti tungau laba-laba atau ulat kantong. Kurangnya sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan yang buruk.
Kegunaan
Digunakan sebagai pohon hias, penahan angin, layar privasi, dan untuk kayu. Juga ditanam di taman dan kebun karena bentuknya yang menarik dan daun hijau sepanjang tahun.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk. Pemindahan pot tidak umum karena biasanya tumbuh di luar ruangan. Sensitif terhadap drainase buruk dan tanah yang tergenang air.