Lili Crinum
Crinum jagus
Jagus
Tentang tanaman ini
Crinum jagus, yang biasa dikenal sebagai Lili Crinum, adalah tanaman berbunga mencolok dengan daun besar berbentuk pita dan bunga berbentuk terompet yang indah. Tanaman ini sering dibudidayakan karena daya hiasnya di taman dan lanskap. Tanaman menghasilkan kelompok bunga putih atau merah muda yang harum dan mekar pada musim panas. Tanaman ini dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan dan kemampuannya tumbuh subur di tempat yang cerah.
Taksonomi
- Genus
- Crinum
- Famili
- Amaryllidaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Afrika Barat dan Tengah
- Persebaran
- Asli dari daerah tropis Afrika; dibudidayakan di iklim hangat di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berpasir atau tanah lempung yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim pertumbuhan tetapi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada musim dingin saat tanaman dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada musim semi dan musim panas untuk mendorong pertumbuhan dan pembungaan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.
Crinum jagus adalah tanaman yang tahan banting yang lebih menyukai lokasi yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan kekeringan setelah tumbuh baik tetapi mendapat manfaat dari penyiraman rutin selama periode kering. Tanaman dapat mengalami masalah jika disiram berlebihan atau ditempatkan di tempat dengan cahaya rendah. Perawatan meliputi penghilangan daun dan bunga mati secara berkala.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Pembagian rumpun, Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau besar dan bunga berbentuk terompet yang mencolok dan harum dalam kelompok-kelompok.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umbi dan daun tanaman mengandung senyawa yang dapat beracun jika tertelan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah keracunan tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Crinum jagus dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Orang yang memiliki alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan saat memangkas. Tanaman ini tidak dikenal menyebabkan reaksi alergi yang parah.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Drainase yang buruk atau cahaya rendah dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba kadang-kadang muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias untuk taman dan lanskap karena bunga dan daunnya yang menarik.
Catatan
Pangkas daun mati dan bunga yang sudah layu untuk menjaga tanaman tetap rapi. Repot atau pisahkan rumpun setiap beberapa tahun untuk mempertahankan vitalitas. Lindungi dari embun beku di daerah yang lebih dingin.