Pohon Labu
Crescentia cujete
Standard species
Tentang tanaman ini
Crescentia cujete, yang umum dikenal sebagai pohon labu, adalah pohon tropis berukuran kecil hingga sedang yang terkenal dengan buahnya yang besar, bulat, dan berkulit keras menyerupai labu. Buah ini sering dilubangi dan digunakan sebagai wadah, mangkuk, atau alat musik dalam banyak budaya. Pohon ini memiliki daun lebar dan menghasilkan bunga berwarna hijau kekuningan. Pohon ini dihargai baik karena daya tarik hiasnya maupun kegunaan budayanya.
Taksonomi
- Genus
- Crescentia
- Famili
- Bignoniaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Lamiales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Amerika Tengah, Amerika Selatan
- Persebaran
- Asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan, kini dibudidayakan di wilayah tropis di seluruh dunia termasuk Karibia, Afrika, dan Asia Tenggara.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 20-30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim tumbuh, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang selama musim tumbuh, biasanya setiap 2-3 bulan sekali. Kompos organik juga dapat digunakan untuk memperkaya tanah.
Crescentia cujete adalah pohon yang tahan banting yang lebih menyukai sinar matahari penuh dan tanah yang memiliki drainase baik. Pohon ini tahan kekeringan setelah tumbuh dengan baik tetapi membutuhkan penyiraman sesekali selama periode kering. Perawatan minimal diperlukan namun pemangkasan sesekali bermanfaat untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang yang mati.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi hingga musim panas
Buah besar berbentuk bulat, daun hijau lebar, dan bunga hijau kekuningan menjadikannya pohon hias yang menarik.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Daging buah dan bijinya tidak dapat dimakan dan mungkin sedikit beracun jika tertelan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Crescentia cujete dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara dan menyebabkan alergi. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan getah dan gunakan sarung tangan saat menangani tanaman.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan drainase yang buruk dapat menyebabkan penyakit jamur. Hama umumnya bukan masalah besar tetapi waspadai serangan kutu sisik atau kutu daun.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai pohon hias dan untuk kulit buahnya yang besar yang digunakan dalam kerajinan dan alat musik. Pohon ini juga memiliki kegunaan obat tradisional di beberapa budaya.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk membentuk pohon dan menghilangkan cabang yang mati atau rusak. Kulit buah yang keras dapat dipanen saat matang dan dikeringkan untuk digunakan sebagai kerajinan. Lindungi tanaman muda dari embun beku dan angin kencang.