Crassula Rawa
Crassula helmsii
Helmsii
Tentang tanaman ini
Crassula helmsii, yang juga dikenal sebagai Crassula Rawa, adalah tanaman sukulen yang tumbuh di lingkungan basah atau akuatik. Memiliki daun kecil berdaging dan dapat membentuk tikar padat di air atau tanah lembap. Sering digunakan di taman air dan kolam, tetapi dapat menyebar dengan cepat jika tidak dikelola.
Taksonomi
- Genus
- Crassula
- Famili
- Crassulaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Saxifragales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Australia, Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Australia dan Selandia Baru; dibudidayakan di berbagai wilayah beriklim sedang di seluruh dunia, kadang-kadang dianggap invasif di beberapa bagian Eropa.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap timur, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah lembap dengan drainase baik atau substrat akuatik
Penyiraman. Jaga tanah atau substrat tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Dalam lingkungan akuatik, pastikan kualitas air terjaga. Kurangi penyiraman di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan selama musim tumbuh dengan pupuk seimbang yang diencerkan setiap 4-6 minggu. Hindari pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Crassula helmsii adalah sukulen yang tahan banting dan lebih menyukai cahaya terang serta tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini dapat mentolerir kekeringan sesekali tetapi tidak boleh terlalu banyak disiram agar akar tidak membusuk. Membutuhkan perawatan sedang dengan penyiraman sesekali dan pemupukan minimal.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau kecil berdaging yang membentuk tikar padat; bunga putih kecil berbentuk bintang di musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Berpotensi invasif
Umumnya tidak beracun tetapi hindari konsumsi. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Crassula helmsii tidak diketahui menyebabkan alergi. Orang yang sensitif terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati, karena kontak dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa kasus.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Drainase yang buruk atau cahaya rendah dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Tanaman ini dapat menjadi invasif di badan air luar ruangan jika tidak dikendalikan.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias akuatik atau semi-akuatik di kolam dan taman air. Juga membantu filtrasi air dan pengendalian erosi di lingkungan akuatik.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk mengendalikan penyebaran, terutama di kolam luar ruangan. Repot atau bagi jika terlalu padat. Hindari membiarkannya menyebar ke perairan alami karena dapat menjadi invasif.