Cotoneaster Akhir
Cotoneaster lacteus
lacteus
Tentang tanaman ini
Cotoneaster lacteus, yang biasa dikenal sebagai Cotoneaster Akhir, adalah semak hijau yang dihargai karena kumpulan bunga putih yang lebat pada akhir musim semi dan buah beri merah cerah pada musim gugur dan musim dingin. Daunnya mengkilap hijau dan bentuknya rimbun, menjadikannya populer untuk pagar tanaman dan taman satwa liar. Buah berinya menarik burung, menambah daya tarik taman.
Taksonomi
- Genus
- Cotoneaster
- Famili
- Rosaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Rosales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- India, Cina
- Persebaran
- Ditanam secara luas di daerah beriklim sedang di seluruh dunia, terutama di taman-taman di Eropa, Amerika Utara, dan sebagian Asia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 10-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 6-9
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah kebun
Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering, terutama di musim panas. Biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan sehat dan produksi buah beri. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun yang berlebihan dan mengorbankan bunga serta buah beri.
Cotoneaster lacteus adalah semak yang tahan banting dan tumbuh baik di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Tanaman ini memerlukan perawatan yang sedikit dan tahan terhadap banyak penyakit tanaman umum. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah masalah akar, dan pemangkasan sesekali membantu mempertahankan bentuknya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- akhir musim semi
Daun hijau mengkilap yang selalu hijau, kumpulan bunga putih kecil, buah beri merah cerah yang bertahan hingga musim dingin, bentuk semak yang rimbun dan padat.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Buah beri sedikit beracun jika tertelan dalam jumlah besar; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk mencegah konsumsi tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Cotoneaster lacteus menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada orang yang sensitif, terutama selama musim berbunga. Mereka yang memiliki alergi serbuk sari sebaiknya menghindari kontak dekat atau menggunakan masker saat berada di dekat tanaman ini. Buah beri tanaman ini tidak diketahui menyebabkan alergi.
Masalah umum
Jika disiram berlebihan, tanaman dapat mengalami busuk akar. Sirkulasi udara yang buruk dapat menyebabkan penyakit jamur. Kurangnya sinar matahari dapat mengurangi pembungaan dan produksi buah beri.
Kegunaan
Digunakan terutama sebagai semak hias untuk pagar, batas taman, dan taman satwa liar. Buah berinya menyediakan makanan bagi burung pada musim dingin.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Tanaman ini tahan terhadap polusi perkotaan dan cocok untuk pagar serta layar tanaman. Tidak cocok untuk ditanam di dalam ruangan karena membutuhkan sinar matahari penuh dan ruang yang cukup.