Corokia cotoneaster
Corokia cotoneaster
Silver Star
Tentang tanaman ini
Corokia cotoneaster adalah semak kecil yang rimbun dikenal karena cabang-cabangnya yang berzig-zag menarik dan bunga kuning kecil yang cerah diikuti oleh buah beri merah. Daunnya berwarna hijau keperakan yang menambah tekstur dan daya tarik pada taman. Tanaman ini sering digunakan sebagai semak hias atau pagar dan dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan serta penampilannya yang unik.
Taksonomi
- Genus
- Corokia
- Famili
- Argophyllaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asterales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Selandia Baru, banyak dibudidayakan di taman beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 10-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 6.0-7.5 (neutral to slightly acidic)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara moderat, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman pada musim dingin saat tanaman kurang aktif.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat menyebabkan pertumbuhan daun yang berlebihan sehingga mengorbankan bunga.
Corokia cotoneaster adalah semak yang tangguh dan mudah beradaptasi yang tumbuh subur di tempat yang cerah dengan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan kekeringan setelah mapan dan memerlukan perawatan minimal. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah akar, jadi penyiraman harus dilakukan secara moderat dan tanah tidak boleh terlalu basah.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Cabang berzig-zag, bunga kuning kecil, buah beri merah, daun hijau keperakan
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Corokia cotoneaster dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Tanaman ini menghasilkan sedikit serbuk sari yang tersebar di udara, sehingga kecil kemungkinannya memicu alergi serbuk sari. Untuk mengurangi paparan, gunakan sarung tangan saat menangani atau memangkas tanaman ini.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan busuk akar. Sirkulasi udara yang buruk atau kelembapan berlebih dapat menyebabkan penyakit jamur. Kadang-kadang, hama seperti kutu daun atau serangga sisik dapat muncul tetapi biasanya dapat dikendalikan.
Kegunaan
Digunakan terutama sebagai semak hias di taman dan lanskap karena struktur cabangnya yang unik serta bunga dan buah berinya yang menarik.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap 2-3 tahun jika ditanam dalam wadah. Hindari tanah yang tergenang air untuk mencegah busuk akar.