Tanaman Ti
Cordyline terminalis
Red Sister
Tentang tanaman ini
Cordyline terminalis, yang biasa disebut Tanaman Ti, dikenal dengan daun berbentuk pedang yang berwarna-warni, bisa hijau, merah, atau belang. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan atau di taman tropis. Tanaman ini memiliki makna budaya di Polinesia dan Hawaii, di mana daunnya digunakan dalam upacara dan kerajinan.
Taksonomi
- Genus
- Cordyline
- Famili
- Asparagaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik
- Persebaran
- Asli dari Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik; banyak dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari akar tergenang dengan memastikan drainase yang baik. Tingkatkan kelembapan dengan menyemprot daun atau menggunakan nampan kelembapan jika udara kering.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk larut air yang seimbang dan diencerkan setengah kekuatan. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin.
Cordyline terminalis adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung tetapi dapat mentolerir sedikit naungan. Jaga agar tanah tetap lembab merata tetapi tidak tergenang, dan hindari membiarkannya kering sepenuhnya. Waspadai daun yang menguning jika kelembapan rendah atau tanaman terkena angin dingin.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun mengkilap berwarna-warni dalam nuansa hijau, merah, merah muda, dan ungu; batang tegak seperti tongkat; bunga kecil yang harum pada musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan gangguan perut ringan. Jauhkan dari jangkauan anak kecil dan hewan peliharaan untuk menghindari gigitan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cordyline terminalis dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa individu yang sensitif karena getahnya. Orang yang alergi terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang biasanya memicu alergi udara.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun menguning atau mengering akibat penyiraman berlebihan atau kelembapan rendah. Hama seperti tungau laba-laba dan kutu sisik kadang-kadang muncul. Cahaya yang kurang dapat menyebabkan warna daun menjadi kusam.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun yang mencolok. Juga digunakan dalam upacara budaya dan lanskap di wilayah tropis.
Catatan
Pangkas untuk menghilangkan daun yang mati atau rusak dan untuk mempertahankan bentuk tanaman. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mendukung pertumbuhan. Lindungi dari angin dingin dan suhu di bawah 10°C (50°F).