Pohon kol gunung
Cordyline indivisa
Indivisa
Tentang tanaman ini
Cordyline indivisa, yang biasa dikenal sebagai pohon kol gunung, adalah tanaman mencolok yang berasal dari Selandia Baru. Tanaman ini memiliki daun besar berbentuk pedang yang menyebar dari batang tengah, menciptakan tampilan arsitektural yang dramatis. Tanaman ini sering digunakan di taman karena daun yang mencolok dan juga dapat ditanam di dalam ruangan dengan cahaya terang tidak langsung. Tanaman ini dihargai karena ketahanannya terhadap kekeringan dan kemampuannya tumbuh baik di area teduh.
Taksonomi
- Genus
- Cordyline
- Famili
- Asparagaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Asparagales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Selandia Baru
- Persebaran
- Asli dari Selandia Baru; dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8-11
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari genangan air untuk mencegah busuk akar. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk larut air yang seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim semi dan musim panas. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin.
Cordyline indivisa adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan dapat mentolerir sedikit naungan. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini mendapat manfaat dari pemupukan sesekali selama musim tumbuh.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau besar berbentuk pedang dengan rona biru-hijau; bentuk tinggi seperti pohon; bunga kecil harum di musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya tidak beracun tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Jauhkan dari hewan peliharaan agar tidak dikunyah.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cordyline indivisa dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Orang yang alergi terhadap getah tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan saat memangkas. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang signifikan di udara, sehingga kecil kemungkinannya menyebabkan alergi serbuk sari.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan dan daun menguning atau coklat jika terkena sinar matahari langsung terlalu banyak atau udara kering. Hama jarang terjadi, tetapi waspadai serangan kutu sisik.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman hias di taman dan dalam ruangan karena daun yang mencolok dan bentuk arsitekturalnya.
Catatan
Pangkas daun yang mati atau rusak untuk menjaga penampilan. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mendukung pertumbuhan. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.