Semak Perak
Convolvulus cneorum
Silver Bush
Tentang tanaman ini
Convolvulus cneorum, yang biasa disebut Semak Perak, adalah semak kecil yang selalu hijau dan dikenal dengan daun berwarna abu-abu keperakan serta bunga putih yang halus. Daunnya memiliki tekstur lembut dan berbulu, memberikan tampilan berwarna perak. Tanaman ini sering digunakan di taman sebagai penutup tanah atau tanaman pembatas, menambahkan sentuhan cerah dan berwarna perak. Mekar terutama pada musim semi dan musim panas, menarik penyerbuk seperti lebah.
Taksonomi
- Genus
- Convolvulus
- Famili
- Convolvulaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Solanales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Cekungan Mediterania
- Persebaran
- Asli dari wilayah Mediterania, terutama Eropa selatan, dan banyak dibudidayakan di taman beriklim sedang di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- -5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 15–25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 8–11
- pH media
- 6.0–7.5 (neutral to slightly alkaline)
- Jenis media
- tanah berpasir atau berlempung dengan drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah mengering di antara penyiraman. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi pastikan drainase baik.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan yang sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat mengurangi pembungaan.
Convolvulus cneorum adalah semak yang tangguh dan mudah dirawat yang tumbuh subur di tempat yang cerah dan tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini lebih menyukai kondisi kering dan tahan terhadap kekeringan dengan baik. Penyiraman berlebihan atau drainase yang buruk dapat menyebabkan masalah akar, jadi siram secukupnya dan pastikan tanah mengalir dengan baik.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Daun berbulu berwarna perak dengan bunga kecil berwarna putih berbentuk corong yang mekar pada musim semi dan musim panas.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan. Namun, hindari menelan dan kontak kulit yang berkepanjangan dengan getah untuk mencegah iritasi ringan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Convolvulus cneorum dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat getahnya. Tanaman ini tidak dikenal menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara dan memicu alergi. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah tanaman dan gunakan sarung tangan saat menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Kadang-kadang, hama seperti kutu daun dapat muncul tetapi biasanya bukan masalah besar.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena daun peraknya yang menarik dan bunga putihnya. Cocok untuk pembatas, taman batu, dan taman pesisir karena toleransinya terhadap kekeringan.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk mempertahankan bentuk dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Pemindahan pot jarang diperlukan karena biasanya ditanam di luar ruangan. Sensitif terhadap penyiraman berlebihan, jadi pastikan tanah mengering di antara penyiraman.