Croton Daun Oak
Codiaeum variegatum Oak Leaf
Oak Leaf
Tentang tanaman ini
Oak Leaf Croton adalah tanaman hias berwarna-warni yang dikenal dengan daun besar berbentuk seperti daun oak dengan variegasi mencolok dalam nuansa hijau, kuning, dan oranye. Tanaman ini menambah nuansa tropis pada ruang dalam dan populer karena dedaunannya yang dekoratif. Tanaman ini dapat tumbuh menjadi semak kecil di dalam ruangan dan sering digunakan sebagai tanaman pernyataan di rumah dan kantor.
Taksonomi
- Genus
- Codiaeum
- Famili
- Euphorbiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Malpighiales
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik Barat
- Persebaran
- Ditanam secara luas sebagai tanaman hias di seluruh dunia, berasal dari Asia Tenggara dan kepulauan Pasifik barat.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Cahaya terang tidak langsung
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 4–7 hari
- Kelembapan
- Tinggi
- Minimum
- 15 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk. Tingkatkan kelembapan dengan menyemprot daun atau menggunakan nampan kelembapan.
Pemupukan. Berikan pupuk setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) dengan pupuk larut air seimbang yang diencerkan setengah kekuatan. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Oak Leaf Croton cukup mudah dirawat namun membutuhkan kehangatan dan kelembapan yang konsisten. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung dan tanah yang memiliki drainase baik. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah akar membusuk, dan sesekali bersihkan daun agar tetap bersih dan cerah.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun besar, mengkilap, berbentuk seperti daun oak dengan variegasi cerah dalam warna hijau, kuning, dan oranye.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Sedikit beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Sedikit beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Getahnya dapat mengiritasi kulit dan mata; konsumsi dapat menyebabkan gangguan pencernaan ringan. Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Tanaman ini dapat menyebabkan iritasi kulit ringan atau reaksi alergi pada individu yang sensitif akibat getahnya. Sebaiknya gunakan sarung tangan saat menangani atau memangkasnya. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari kontak atau konsumsi yang tidak disengaja.
Masalah umum
Masalah umum meliputi daun rontok akibat perubahan suhu mendadak atau angin, tepi daun coklat karena kelembapan rendah, dan akar membusuk akibat penyiraman berlebihan. Tungau laba-laba dan kutu sisik kadang-kadang menjadi masalah.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena dedaunannya yang menarik dan penampilan tropis.
Catatan
Pangkas untuk mempertahankan bentuk dan buang daun yang rusak. Repot setiap 2-3 tahun dengan tanah baru untuk mendukung pertumbuhan sehat. Sensitif terhadap angin dingin dan perubahan suhu mendadak, jadi jauhkan dari jendela terbuka saat musim dingin.