Yerba Buena
Clinopodium douglasii
Tentang tanaman ini
Clinopodium douglasii, yang umum dikenal sebagai Yerba Buena, adalah tanaman herbal aromatik yang tumbuh rendah dan berasal dari wilayah barat Amerika Serikat. Memiliki daun hijau kecil dan bunga kecil berwarna putih hingga merah muda pucat. Secara tradisional, tanaman ini digunakan karena aroma menenangkan dan sifat obatnya yang ringan. Sering ditemukan di taman alami dan digunakan sebagai penutup tanah karena kebiasaannya yang menyebar.
Taksonomi
- Genus
- Clinopodium
- Famili
- Lamiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Lamiales
- Jenis tanaman
- Herba
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Wilayah barat Amerika Serikat
- Persebaran
- Asli dari wilayah barat Amerika Serikat, khususnya California, Oregon, dan Washington; juga dibudidayakan di iklim serupa.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 15–25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7–10
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara sedang, biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Hindari genangan air untuk mencegah busuk akar.
Pemupukan. Berikan pupuk ringan pada musim semi dengan pupuk serbaguna yang seimbang untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat mengurangi kualitas aroma tanaman.
Clinopodium douglasii adalah tanaman yang tahan banting dan tumbuh baik di tempat yang terkena sinar matahari dan tanah yang memiliki drainase baik. Memerlukan perawatan minimal dan tahan terhadap kondisi kering. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah masalah akar.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Daun hijau aromatik dengan bunga kecil yang halus berwarna putih hingga merah muda pucat yang menarik penyerbuk.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Penyebaran rendah
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit, Serbuk sari
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Clinopodium douglasii dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat kontak dengan daun atau bunganya. Orang yang memiliki alergi terhadap tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menghindari kontak langsung dengan kulit jika rentan terhadap iritasi.
Masalah umum
Jika disiram berlebihan, tanaman dapat mengalami busuk akar. Drainase yang buruk atau terlalu banyak naungan dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah.
Kegunaan
Digunakan sebagai tanaman herbal aromatik di taman dan pengobatan tradisional karena aroma menenangkannya. Juga berfungsi sebagai penutup tanah dalam lanskap.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Tanaman ini dapat menyebar melalui stolon, jadi kendalikan penyebarannya jika diperlukan. Cocok untuk taman batu dan area yang dinaturalisasi.