Blue Butterfly Bush
Clerodendrum ugandense
Ugandense
Tentang tanaman ini
Clerodendrum ugandense, yang biasa disebut Blue Butterfly Bush, adalah semak tropis yang dikenal dengan bunga biru dan ungu mencolok yang menyerupai kupu-kupu. Tanaman ini memiliki daun hijau besar dan menghasilkan kelompok bunga berbentuk tabung yang menarik kupu-kupu dan burung kolibri. Tanaman ini populer di taman karena keindahan hiasnya dan pertumbuhan yang cepat.
Taksonomi
- Genus
- Clerodendrum
- Famili
- Lamiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Lamiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Uganda, Kenya, Afrika Timur
- Persebaran
- Asli dari Afrika Timur, khususnya Uganda dan Kenya; dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau campuran media tanam
Penyiraman. Sirami secara teratur selama musim tumbuh, biarkan lapisan atas tanah setebal satu inci mengering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi hingga awal musim gugur). Kurangi pemupukan di musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Clerodendrum ugandense adalah tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini menyukai sinar matahari yang terang dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Tanaman ini tumbuh cepat dan mendapat manfaat dari pemangkasan rutin untuk mempertahankan bentuknya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun hijau besar dan kelompok bunga berbentuk kupu-kupu berwarna biru-ungu.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Umumnya dianggap tidak beracun tetapi hindari konsumsi. Getahnya dapat mengiritasi kulit pada individu yang sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Clerodendrum ugandense dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada orang yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara dan memicu alergi. Untuk mengurangi risiko, hindari menyentuh getah dan cuci tangan jika terkena.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan dan daun menguning jika cahaya kurang. Hama jarang terjadi tetapi waspadai kutu daun atau tungau laba-laba.
Kegunaan
Ditanam terutama sebagai tanaman hias karena bunga yang menarik dan kemampuannya menarik penyerbuk seperti kupu-kupu.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun dan lebih banyak bunga. Tanam ulang tanaman muda setiap tahun untuk menyegarkan tanah. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.