Bunga Pagoda
Clerodendrum paniculatum
Tentang tanaman ini
Clerodendrum paniculatum, yang biasa disebut Bunga Pagoda, adalah semak tropis yang dikenal dengan kumpulan bunga oranye-merah cerah yang besar dan mencolok, tersusun berlapis-lapis menyerupai bentuk pagoda. Memiliki daun hijau besar dan dapat tumbuh cukup tinggi, menjadikannya tanaman hias yang menarik di taman. Sering dibudidayakan karena bunganya yang indah dan dedaunannya yang rimbun.
Taksonomi
- Genus
- Clerodendrum
- Famili
- Lamiaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Lamiales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik
- Persebaran
- Asli dari Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik; dibudidayakan di wilayah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca, Balkon
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-28 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Jaga agar tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang. Siram lebih sering selama periode panas dan kering, dan kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang dengan pelepasan lambat pada musim semi dan musim panas untuk mendukung pertumbuhan dan pembungaan. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat mengurangi produksi bunga.
Clerodendrum paniculatum adalah semak yang tumbuh cepat dan lebih menyukai naungan sebagian serta tanah yang lembap dan memiliki drainase baik. Tanaman ini membutuhkan penyiraman secara teratur tetapi tidak boleh tergenang air. Umumnya tahan banting dan tahan penyakit, namun mungkin perlu pemangkasan untuk mempertahankan bentuk dan merangsang berbunga.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Kumpulan bunga oranye-merah cerah yang besar dan berlapis; daun hijau besar; bentuk semak tegak.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak diketahui beracun bagi manusia atau hewan peliharaan, tetapi getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit ringan. Jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari tertelan secara tidak sengaja.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Clerodendrum paniculatum dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu yang sensitif akibat kontak dengan getahnya. Orang yang memiliki alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan menggunakan sarung tangan saat memangkas. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang menyebabkan alergi udara.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sedangkan kekurangan air dapat menyebabkan layu. Cahaya yang kurang dapat mengurangi pembungaan. Kadang-kadang hama seperti kutu daun atau tungau laba-laba dapat muncul.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunga yang mencolok dan dedaunan yang rimbun di taman dan lanskap.
Catatan
Pangkas setelah berbunga untuk merangsang pertumbuhan yang lebih rimbun dan lebih banyak bunga pada musim berikutnya. Lindungi dari angin kencang dan embun beku. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap tahun untuk mendukung pertumbuhan.