Jeruk Nipis Tahiti Kerdil
Citrus latifolia Dwarf Tahitian Lime
Dwarf Tahitian Lime
Tentang tanaman ini
Jeruk nipis Tahiti kerdil adalah varietas yang lebih kecil dari pohon jeruk nipis Tahiti yang populer, dikenal dengan buah jeruk hijau tanpa biji yang berair dan digunakan dalam masakan serta minuman. Daunnya hijau mengkilap dan menghasilkan bunga putih harum sebelum berbuah. Ukurannya yang kompak membuatnya cocok untuk ditanam dalam pot dan taman kecil.
Taksonomi
- Genus
- Citrus
- Famili
- Rutaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Sapindales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko, Amerika Tengah
- Persebaran
- Banyak dibudidayakan di iklim hangat di seluruh dunia, terutama di daerah subtropis dan tropis; juga populer sebagai tanaman pot di dalam ruangan atau di teras di daerah yang lebih dingin.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat daya, Menghadap barat
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.0 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- tanah liat berdrainase baik atau campuran media tanam dengan drainase yang baik
Penyiraman. Sirami pohon saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari genangan air dengan memastikan drainase yang baik. Pada cuaca panas, penyiraman mungkin perlu dilakukan lebih sering.
Pemupukan. Berikan pupuk jeruk yang seimbang setiap 6 hingga 8 minggu selama musim semi dan musim panas. Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin saat pertumbuhan melambat.
Pohon jeruk nipis Tahiti kerdil cukup mudah dirawat. Mereka membutuhkan banyak sinar matahari dan tanah yang memiliki drainase baik. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan masalah akar, jadi biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman. Pemupukan rutin selama musim tumbuh membantu mendorong pertumbuhan sehat dan produksi buah.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Sambung pucuk, Biji
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau mengkilap, bunga putih harum, dan buah jeruk hijau cerah yang berubah menjadi kuning saat matang.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Pohon jeruk nipis Tahiti kerdil menghasilkan serbuk sari yang dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, seperti bersin atau mata gatal. Kulit dan getah buah juga dapat mengiritasi kulit yang sensitif. Untuk mengurangi paparan, hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani buah atau daun.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan, daun menguning karena kekurangan nutrisi, dan kadang-kadang serangan hama seperti kutu daun atau serangga sisik.
Kegunaan
Ditanam terutama untuk buah jeruk yang dapat dimakan yang digunakan dalam masakan, minuman, dan hiasan. Juga dihargai sebagai pohon hias yang menarik di taman dan teras.
Catatan
Pangkas ringan untuk mempertahankan bentuk dan menghilangkan cabang yang mati atau saling bersilangan. Ganti media tanam tanaman pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mendorong akar yang sehat. Lindungi dari embun beku dan angin dingin.