Tanaman Anggur Jawa
Cissus javana
Javana
Tentang tanaman ini
Cissus javana adalah tanaman merambat yang tumbuh cepat dan dikenal dengan daun hijau yang menarik serta kemampuannya menutupi teralis atau dinding dengan cepat. Tanaman ini sering digunakan sebagai tanaman hias di taman dan dalam ruangan karena dedaunannya yang rimbun. Tanaman ini dihargai karena kemudahan perawatan dan kemampuannya beradaptasi.
Taksonomi
- Genus
- Cissus
- Famili
- Vitaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Vitales
- Jenis tanaman
- Tanaman merambat
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Indonesia (Jawa)
- Persebaran
- Asli dari Jawa dan wilayah sekitarnya di Asia Tenggara; dibudidayakan di daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap utara, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran media tanam yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah sekitar 2,5 cm terasa kering. Hindari penyiraman berlebihan untuk mencegah akar membusuk. Kurangi penyiraman pada bulan yang lebih dingin.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4-6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemupukan pada musim gugur dan musim dingin.
Cissus javana adalah tanaman merambat yang tahan banting, tumbuh cepat, dan mudah beradaptasi dengan kondisi dalam maupun luar ruangan. Tanaman ini menyukai penyiraman sedang dan cahaya tidak langsung, namun dapat mentolerir sedikit naungan. Perawatannya minimal dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Stek, Layering
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau mengkilap dengan kebiasaan merambat; bunga kecil yang tidak mencolok muncul pada musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cissus javana dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif terhadap getah tanaman. Hindari kontak langsung dengan getah dan cuci tangan setelah menangani tanaman ini. Tanaman ini tidak diketahui menghasilkan serbuk sari yang menyebabkan alergi di udara.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan cahaya yang terlalu sedikit dapat memperlambat pertumbuhan. Kadang-kadang hama seperti tungau laba-laba atau kutu daun dapat muncul, tetapi umumnya mudah dikendalikan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman merambat hias untuk tujuan dekoratif di dalam dan luar ruangan. Dapat menutupi pagar, teralis, atau digunakan sebagai tanaman gantung.
Catatan
Pangkas secara teratur untuk mengontrol ukuran dan mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah dan mendukung pertumbuhan. Sensitif terhadap suhu dingin di bawah 10°C.