bull thistle
Cirsium vulgare
Tentang tanaman ini
Bull thistle adalah tanaman tinggi berduri dengan bunga ungu yang mekar pada musim panas. Tanaman ini dikenal dengan daun dan batang berdurinya yang melindungi dari hewan. Biasanya tumbuh di tanah yang terganggu, pinggir jalan, dan ladang. Meskipun sering dianggap sebagai gulma, tanaman ini juga menyediakan nektar bagi penyerbuk seperti lebah dan kupu-kupu.
Taksonomi
- Genus
- Cirsium
- Famili
- Asteraceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Asterales
- Jenis tanaman
- Tahunan
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Eropa, Asia
- Persebaran
- Asli dari Eropa dan Asia, kini tersebar luas di Amerika Utara dan wilayah beriklim sedang lainnya sebagai spesies yang diperkenalkan.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 7–14 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 10-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-9
- pH media
- 6.0-7.5
- Jenis media
- tanah yang mengalirkan air dengan baik, tanah miskin hingga sedang
Penyiraman. Tahan kekeringan; siram hanya saat periode kering yang berkepanjangan. Hindari penyiraman berlebihan karena tanaman ini lebih menyukai kelembapan dari kering hingga sedang.
Pemupukan. Biasanya tidak memerlukan pemupukan karena kemampuannya tumbuh di tanah miskin. Jika diinginkan, aplikasi ringan pupuk seimbang pada awal musim semi dapat mendukung pertumbuhan.
Bull thistle adalah tanaman yang tahan banting dan tumbuh baik di tanah yang miskin serta kondisi kering. Tanaman ini memerlukan perawatan minimal dan dapat tumbuh tanpa banyak perhatian. Namun, tanaman ini dapat menjadi invasif jika tidak dikendalikan, sehingga disarankan untuk melakukan pengelolaan atau penghilangan secara berkala.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Daun dan batang berduri, bunga thistle ungu besar, bentuk tegak.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Berpotensi invasif
Tidak beracun tetapi durinya dapat menyebabkan iritasi kulit; jauhkan dari anak-anak dan hewan peliharaan untuk menghindari cedera.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tinggi
Cirsium vulgare, yang dikenal sebagai bull thistle, dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang yang sensitif terhadap serbuk sarinya. Pemicu utama adalah serbuk sari yang terbawa udara, yang dapat menyebabkan bersin, hidung meler, atau mata gatal selama musim berbunga. Untuk mengurangi paparan, hindari area di mana tanaman ini sedang berbunga dan pertimbangkan menggunakan masker jika Anda sensitif.
Masalah umum
Jika ditanam di area yang terlalu basah atau teduh, bull thistle mungkin kesulitan tumbuh atau menjadi kurang kuat. Tanaman ini dapat menyebar dengan agresif dan menyingkirkan tanaman lain jika tidak dikelola.
Kegunaan
Utamanya dianggap sebagai bunga liar atau gulma; menyediakan nektar bagi penyerbuk. Jarang digunakan sebagai tanaman hias karena durinya.
Catatan
Gunakan sarung tangan saat menangani karena duri yang tajam. Kendalikan penyebaran dengan menghilangkan kepala bunga sebelum biji terbentuk. Tanaman ini dapat menghasilkan biji secara berlimpah jika dibiarkan tanpa pengawasan.