Palem Kucing
Chamaedorea cataractarum
Tentang tanaman ini
Chamaedorea cataractarum, yang dikenal sebagai Palem Kucing, adalah palem kecil yang menarik dengan batang hijau ramping dan daun melengkung mengkilap. Populer sebagai tanaman hias dalam ruangan karena penampilannya yang anggun dan toleransi terhadap cahaya rendah. Menambah nuansa tropis pada ruang dalam dan aman di sekitar hewan peliharaan.
Taksonomi
- Genus
- Chamaedorea
- Famili
- Arecaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Arecales (ordo)
- Jenis tanaman
- Tanaman hias indoor
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko, Amerika Tengah
- Persebaran
- Asli dari Meksiko dan Amerika Tengah; banyak dibudidayakan di dalam ruangan di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur, Menghadap timur laut
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- 10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 18-26 °C
- Zona ketahanan USDA
- 10-12
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah pot yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Sirami saat lapisan atas tanah setebal satu inci terasa kering. Hindari membiarkan tanaman berdiri di air untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk cair seimbang setiap 4 hingga 6 minggu selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas). Kurangi pemberian pupuk pada musim gugur dan musim dingin.
Palem ini cukup tangguh dan mudah dirawat. Lebih menyukai cahaya rendah hingga sedang dan penyiraman teratur tanpa membiarkan tanah menjadi terlalu basah. Jarang mengalami masalah jika perawatan dasar diikuti dan cocok untuk pemula.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Pembagian rumpun
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi
Daun hijau mengkilap yang melengkung dengan batang ramping; bunga kecil berwarna kuning pada musim semi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, sehingga menjadi pilihan aman untuk rumah dengan anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Chamaedorea cataractarum dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sari atau kontak dengan getah tanaman. Orang yang memiliki alergi tanaman sebaiknya menangani dengan hati-hati dan mencuci tangan setelah menyentuhnya.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan cahaya yang terlalu sedikit dapat memperlambat pertumbuhan. Kadang-kadang, tungau laba-laba atau kutu sisik dapat muncul tetapi mudah diatasi.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias dalam ruangan karena daun yang menarik dan kemudahan perawatannya.
Catatan
Pangkas hanya untuk menghilangkan daun yang mati atau menguning. Ganti pot setiap 2-3 tahun untuk menyegarkan tanah. Hindari angin dingin dan suhu di bawah 10°C.