Cemara Putih Atlantik
Chamaecyparis thyoides
None
Tentang tanaman ini
Cemara Putih Atlantik adalah pohon hijau tinggi dan ramping yang dikenal dengan daun lembut seperti sisik dan kulit kayu berwarna coklat kemerahan. Kayunya tahan lama dan sering digunakan dalam lanskap sebagai layar privasi atau penahan angin. Pohon ini tumbuh subur di daerah lahan basah dan berasal dari wilayah timur Amerika Serikat.
Taksonomi
- Genus
- Chamaecyparis
- Famili
- Cupressaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Pinales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Wilayah Timur Amerika Serikat
- Persebaran
- Asli dari wilayah pesisir timur Amerika Serikat, terutama di lahan basah dan rawa dari Maine hingga Florida.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap utara, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -30 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 10-25 °C
- Zona ketahanan USDA
- 4-8
- pH media
- acidic (4.5-6.5)
- Jenis media
- tanah asam yang lembap dan memiliki drainase baik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram lebih sering selama musim kering, terutama untuk pohon muda.
Pemupukan. Berikan pupuk di awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan. Hindari pemupukan berlebihan karena dapat merusak pohon.
Chamaecyparis thyoides adalah pohon hijau tahan banting yang menyukai tanah lembap dan asam serta dapat mentolerir naungan. Membutuhkan penyiraman sedang dan mendapat manfaat dari tanah yang memiliki drainase baik. Umumnya perawatannya rendah namun mungkin perlu pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuknya.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Daun hijau lembut seperti bulu dengan kulit kayu coklat kemerahan yang mengelupas dalam bentuk strip. Pohon ini memiliki bentuk kerucut yang sempit.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Getah dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada individu sensitif.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Sedang
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks, Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Serbuk sari Chamaecyparis thyoides (Atlantic White Cedar) dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama selama musim serbuk sari. Orang dengan alergi serbuk sari sebaiknya membatasi paparan selama periode ini. Getah tanaman juga dapat menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang, sehingga disarankan memakai sarung tangan saat menangani.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, dan drainase yang buruk dapat menyebabkan penyakit jamur. Dalam kondisi kering, pohon dapat mengalami perubahan warna pada jarum. Hama umumnya bukan masalah utama.
Kegunaan
Digunakan sebagai pohon hias dalam lanskap, untuk layar privasi, dan dalam proyek restorasi lahan basah. Kayunya dihargai karena ketahanannya.
Catatan
Pangkas ringan setelah musim tumbuh untuk mempertahankan bentuk. Hindari menanam di tanah liat berat yang menahan air. Pemindahan pot umumnya tidak berlaku karena ini adalah pohon.