Sawara Cypress

Chamaecyparis pisifera

Filifera

Tentang tanaman ini

Chamaecyparis pisifera, yang dikenal sebagai Sawara Cypress, adalah konifer hijau sepanjang tahun dengan dedaunan lembut dan berbulu yang sering tampak halus dan berenda. Tanaman ini populer di taman dan lanskap karena teksturnya yang menarik dan kemampuannya membentuk layar padat atau tanaman contoh. Beberapa kultivar memiliki daun seperti benang yang memberikan tampilan unik. Asalnya dari Jepang dan dihargai karena kualitas hias dan ketahanannya.

Taksonomi

Genus
Chamaecyparis
Famili
Cupressaceae
Klasifikasi lebih tinggi
Ordo: Pinales
Jenis tanaman
Pohon
Umur hidup
Tahunan

Asal & persebaran

Asal wilayah
Jepang
Persebaran
Asli dari Jepang, banyak dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia termasuk Amerika Utara dan Eropa.

Perawatan

Preferensi cahaya
Matahari sebagian
Lokasi yang cocok
Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
Arah jendela disukai
Menghadap timur, Menghadap selatan
Frekuensi siram
Sedang
Interval siram
5–10 hari
Kelembapan
Normal
Minimum
-30 °C
Maksimum
35 °C
Optimal
10-24 °C
Zona ketahanan USDA
4-8
pH media
5.5-7.5
Jenis media
tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir

Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering, terutama saat tanaman masih muda. Biarkan tanah sedikit mengering di antara penyiraman untuk menghindari busuk akar.

Pemupukan. Berikan pupuk di awal musim semi dengan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan dan diformulasikan untuk tanaman hijau sepanjang tahun. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak tanaman.

Chamaecyparis pisifera adalah pohon konifer tahan banting yang menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan dapat mentolerir sinar matahari penuh maupun teduh sebagian. Membutuhkan penyiraman sedang dan mendapat manfaat dari pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk. Umumnya perawatannya rendah tetapi bisa sensitif terhadap tanah yang terlalu basah.

Perbanyakan

Metode perbanyakan
Stek, Biji
Tingkat perawatan
Sedang

Ciri ornamental

Berbunga
Tidak

Dedaunan hijau lembut dan berbulu dengan tekstur halus; beberapa kultivar memiliki daun seperti benang; bentuk kerucut yang padat.

Toksisitas & keamanan

Beracun bagi manusia
Tidak beracun
Beracun bagi hewan peliharaan
Tidak beracun
Potensi gulma
Bukan gulma

Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman ditanam di sekitar anak-anak dan hewan.

Informasi alergi

Risiko alergi
Rendah
Pemicu alergi
Serbuk sari
Tingkat serbuk sari
Sedang

Chamaecyparis pisifera dapat menghasilkan serbuk sari yang mungkin menyebabkan reaksi alergi ringan pada orang yang sensitif, terutama selama musim penyerbukannya. Orang yang alergi serbuk sari sebaiknya menghindari kontak dekat selama periode ini untuk mengurangi gejala seperti bersin atau mata gatal.

Masalah umum

Masalah yang mungkin terjadi termasuk busuk akar jika terlalu banyak disiram atau ditanam di tanah yang drainasenya buruk. Daunnya juga bisa menguning jika terkena kekeringan ekstrem atau sinar matahari terik tanpa cukup air.

Kegunaan

Digunakan sebagai pohon hias di taman dan taman kota, untuk pagar tanaman, layar, dan bonsai. Daun yang menarik menambah tekstur dan warna sepanjang tahun.

Catatan

Pangkas pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk membentuk dan menghilangkan cabang mati. Pemindahan pot biasanya tidak diperlukan karena biasanya ditanam di luar ruangan. Hindari tanah yang tergenang air untuk mencegah penyakit akar.

Unduh BotanicMate gratis dan kenali tanaman pertama Anda dalam hitungan detik.

Dapatkan diGoogle Play Unduh diApp Store