Hinoki Cypress (Sakuranbo Hinoki)
Chamaecyparis obtusa
Nana Gracilis
Tentang tanaman ini
Chamaecyparis obtusa, yang dikenal sebagai Hinoki Cypress, adalah pohon konifer hijau abadi asli Jepang. Dihargai karena dedaunannya yang lebat, hijau tua, dan bentuk kerucut yang elegan. Pohon ini sering digunakan di taman dan lanskap untuk nilai hiasnya dan dapat dibentuk menjadi bonsai. Kayunya juga bernilai karena aromanya dan daya tahannya.
Taksonomi
- Genus
- Chamaecyparis
- Famili
- Cupressaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Pinales
- Jenis tanaman
- Pohon
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang
- Persebaran
- Asli dari Jepang; dibudidayakan di wilayah beriklim sedang di seluruh dunia sebagai pohon hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 5–10 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -29 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 10-24 °C
- Zona ketahanan USDA
- 5-8
- pH media
- 5.5-6.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- Tanah liat berdrainase baik, tanah berpasir
Penyiraman. Sirami secara teratur selama periode kering tetapi hindari genangan air. Biarkan permukaan tanah sedikit mengering di antara penyiraman.
Pemupukan. Berikan pupuk seimbang yang dilepaskan secara perlahan pada awal musim semi untuk mendukung pertumbuhan sehat. Hindari pemupukan berlebihan yang dapat merusak akar.
Chamaecyparis obtusa adalah pohon konifer hijau yang tahan banting, lebih menyukai tanah yang memiliki drainase baik dan dapat mentolerir sinar matahari penuh maupun teduh sebagian. Membutuhkan penyiraman sedang dan mendapat manfaat dari pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk. Umumnya tahan terhadap penyakit tetapi bisa terganggu jika terlalu banyak air atau ditanam di tanah dengan drainase buruk.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Tidak
Dedaunan lebat berwarna hijau tua berbentuk kipas dengan bentuk kerucut; kulit kayu menarik dan penampilan keseluruhan rapi.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan; aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Serbuk sari, Getah atau lateks
- Tingkat serbuk sari
- Sedang
Chamaecyparis obtusa dapat menyebabkan reaksi alergi ringan pada individu yang sensitif, terutama akibat serbuk sarinya. Orang yang alergi terhadap serbuk sari konifer mungkin mengalami bersin atau mata gatal selama musim serbuk sari. Untuk mengurangi paparan, hindari berada dekat pohon saat melepaskan serbuk sari dan tutup jendela selama periode tersebut.
Masalah umum
Masalah umum meliputi busuk akar akibat penyiraman berlebihan atau drainase buruk, serta daun menguning atau coklat jika terkena kekeringan ekstrem atau sinar matahari terik tanpa adaptasi.
Kegunaan
Utamanya digunakan sebagai pohon hias di taman dan lanskap; juga populer untuk bonsai dan produksi kayu.
Catatan
Pangkas ringan pada akhir musim dingin atau awal musim semi untuk mempertahankan bentuk. Repot bonsai setiap 2-3 tahun. Sensitif terhadap tanah yang tergenang air, jadi pastikan drainase baik.