Kaktus Ratu Malam
Cereus jamacaru
Jamacaru
Tentang tanaman ini
Cereus jamacaru, juga dikenal sebagai kaktus Ratu Malam, adalah kaktus kolumnar tinggi yang berasal dari Brasil. Memiliki batang beralur dengan duri tajam dan menghasilkan bunga putih besar yang harum dan mekar di malam hari. Kaktus ini populer sebagai tanaman hias dan dikagumi karena bunga dramatisnya yang mekar di malam hari.
Taksonomi
- Genus
- Cereus
- Famili
- Cactaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Kaktus
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Brasil
- Persebaran
- Asli dari timur laut Brasil; dibudidayakan di daerah hangat di seluruh dunia.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 40 °C
- Optimal
- 18–30 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9–11
- pH media
- 6.0–7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah berpasir yang mengalirkan air dengan baik atau media tanam kaktus
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman di musim dingin saat tanaman dorman.
Pemupukan. Berikan pupuk kaktus seimbang selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) sekali sebulan. Hindari pemupukan di musim dingin saat tanaman dorman.
Cereus jamacaru adalah kaktus yang tangguh yang tumbuh baik di tempat yang terkena sinar matahari dan kondisi kering. Membutuhkan penyiraman minimal dan mudah dirawat, sehingga cocok untuk pemula. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi biarkan tanah mengering di antara penyiraman.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Mudah
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim semi–musim panas
Bentuk kolumnar tinggi, duri tajam, bunga putih besar yang harum dan mekar di malam hari.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan tetapi durinya dapat menyebabkan cedera jika tersentuh.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Cereus jamacaru tidak diketahui menyebabkan alergi pada kebanyakan orang. Namun, durinya dapat menyebabkan iritasi kulit jika tersentuh. Untuk menghindari masalah, tangani tanaman dengan hati-hati dan gunakan sarung tangan saat memangkas atau memindahkan pot.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk. Kekurangan sinar matahari dapat menyebabkan pertumbuhan yang lemah. Duri dapat menyebabkan cedera jika ditangani sembarangan.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang mencolok dan bunga malam yang indah.
Catatan
Hati-hati saat menangani karena duri tajam. Repot setiap 2–3 tahun untuk menyegarkan tanah dan memungkinkan pertumbuhan. Lindungi dari embun beku karena sensitif terhadap suhu dingin.