Kaktus Orang Tua
Cephalocereus senilis
Senilis
Tentang tanaman ini
Cephalocereus senilis, yang biasa disebut Kaktus Orang Tua, adalah kaktus berbentuk kolom tinggi yang terkenal dengan duri putih panjang seperti rambut yang menyerupai janggut orang tua. 'Rambut' khas ini membantu melindungi tanaman dari sinar matahari yang intens dan dingin. Tanaman ini sering dibudidayakan sebagai tanaman hias di dalam maupun luar ruangan di iklim hangat. Kaktus ini dapat tumbuh beberapa meter tinggi selama bertahun-tahun dan menghasilkan bunga kecil di dekat puncaknya saat dewasa.
Taksonomi
- Genus
- Cephalocereus
- Famili
- Cactaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo: Caryophyllales
- Jenis tanaman
- Kaktus
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Meksiko
- Persebaran
- Asli dari Meksiko tengah, umum dibudidayakan di seluruh dunia sebagai tanaman hias.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Matahari penuh
- Lokasi yang cocok
- Dalam ruangan, Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap selatan, Menghadap barat, Menghadap timur
- Frekuensi siram
- Jarang
- Interval siram
- 14–21 hari
- Kelembapan
- Rendah
- Minimum
- 5 °C
- Maksimum
- 35 °C
- Optimal
- 18-27 °C
- Zona ketahanan USDA
- 9-11
- pH media
- 6.0-7.5 (slightly acidic to neutral)
- Jenis media
- campuran tanah kaktus atau sukulen yang memiliki drainase baik
Penyiraman. Siram secukupnya, biarkan tanah benar-benar kering di antara penyiraman. Kurangi penyiraman secara signifikan pada musim dingin saat tanaman dorman untuk mencegah akar membusuk.
Pemupukan. Berikan pupuk kaktus yang seimbang dan diencerkan selama musim tumbuh (musim semi dan musim panas) sekitar sekali sebulan. Hindari pemupukan pada musim dingin saat tanaman dorman.
Cephalocereus senilis adalah kaktus yang tumbuh lambat dan menyukai sinar matahari terang serta tanah yang memiliki drainase baik. Tanaman ini tahan kekeringan dan membutuhkan penyiraman yang jarang, sehingga perawatannya relatif mudah. Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, jadi penting untuk membiarkan tanah mengering di antara penyiraman. Tanaman ini tumbuh terbaik pada suhu hangat dan harus dilindungi dari embun beku.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- musim panas
Duri putih berbulu khas yang menutupi batang kolom tinggi, bunga kecil yang mekar pada malam hari di dekat puncak tanaman dewasa.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, tetapi duri dapat menyebabkan luka pada kulit jika tersentuh.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Tidak ada
Cephalocereus senilis, yang juga dikenal sebagai Kaktus Orang Tua, umumnya aman bagi orang yang memiliki alergi. Tanaman ini tidak menghasilkan serbuk sari yang tersebar di udara yang biasanya menyebabkan reaksi alergi. Namun, beberapa orang mungkin sensitif terhadap duri kaktus jika tersentuh, yang dapat menyebabkan iritasi kulit. Untuk mengurangi risiko, hindari kontak langsung dengan duri dan gunakan sarung tangan saat menangani tanaman.
Masalah umum
Masalah umum meliputi akar membusuk akibat penyiraman berlebihan, terbakar matahari jika terkena sinar matahari tengah hari yang intens tanpa adaptasi, dan kerusakan akibat hama seperti kutu putih. Drainase yang buruk juga dapat menyebabkan tanaman menurun kesehatannya.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena penampilannya yang unik dengan rambut duri dan bentuk arsitekturalnya. Cocok untuk dekorasi dalam ruangan dan xeriscaping di iklim hangat.
Catatan
Saat memindahkan tanaman ke pot baru, tangani dengan hati-hati untuk menghindari cedera akibat duri. Lapisan berbulu dapat rusak oleh kelembapan berlebih atau penanganan kasar. Lindungi dari embun beku dan suhu dingin yang berkepanjangan.