Kamelia Jepang
Camellia japonica
Varies widely (many cultivars exist)
Tentang tanaman ini
Camellia japonica adalah semak hijau yang dikenal dengan daun hijau gelap yang mengkilap dan bunga yang indah, seringkali besar, yang mekar pada akhir musim dingin hingga musim semi. Bunganya hadir dalam berbagai warna termasuk putih, merah muda, dan merah, sering dengan banyak kelopak. Tanaman ini populer sebagai tanaman hias di taman dan taman kota, dihargai karena bunganya yang mekar di musim dingin dan dedaunannya yang menarik.
Taksonomi
- Genus
- Camellia
- Famili
- Theaceae
- Klasifikasi lebih tinggi
- Ordo Ericales
- Jenis tanaman
- Semak
- Umur hidup
- Tahunan
Asal & persebaran
- Asal wilayah
- Jepang, Korea, Cina
- Persebaran
- Ditanam secara luas di daerah beriklim sedang di seluruh dunia, berasal dari Jepang, Korea, dan Cina.
Perawatan
- Preferensi cahaya
- Teduh sebagian
- Lokasi yang cocok
- Luar ruangan, Balkon, Rumah kaca
- Arah jendela disukai
- Menghadap timur, Menghadap tenggara, Menghadap selatan
- Frekuensi siram
- Sedang
- Interval siram
- 3–7 hari
- Kelembapan
- Normal
- Minimum
- -10 °C
- Maksimum
- 30 °C
- Optimal
- 10-20 °C
- Zona ketahanan USDA
- 7-9
- pH media
- acidic (5.5-6.5)
- Jenis media
- tanah liat berasid yang mengalir baik, kaya bahan organik
Penyiraman. Jaga tanah tetap lembap secara konsisten tetapi tidak tergenang air. Siram lebih sering selama periode kering dan kurangi penyiraman di musim dingin. Mulsa membantu menjaga kelembapan tanah.
Pemupukan. Berikan pupuk untuk tanaman penyuka asam pada awal musim semi dan sekali lagi setelah berbunga. Hindari pemupukan di akhir musim untuk mencegah pertumbuhan baru yang bisa rusak oleh embun beku.
Camellia japonica adalah semak yang tahan banting yang lebih menyukai naungan sebagian dan tanah asam yang memiliki drainase baik. Tanaman ini membutuhkan penyiraman teratur namun tidak menyukai akar yang tergenang air. Waspadai hama umum seperti kutu sisik dan jaga agar tanah tetap lembap tetapi tidak basah. Pemangkasan setelah berbunga membantu mempertahankan bentuk dan merangsang pertumbuhan baru.
Perbanyakan
- Metode perbanyakan
- Biji, Stek, Sambung pucuk
- Tingkat perawatan
- Sedang
Ciri ornamental
- Berbunga
- Ya
- Masa berbunga
- akhir musim dingin hingga musim semi
Daun hijau mengkilap yang selalu hijau dan bunga besar yang mencolok dalam berbagai warna.
Toksisitas & keamanan
- Beracun bagi manusia
- Tidak beracun
- Beracun bagi hewan peliharaan
- Tidak beracun
- Potensi gulma
- Bukan gulma
Tidak beracun bagi manusia dan hewan peliharaan, aman untuk anak-anak dan hewan.
Informasi alergi
- Risiko alergi
- Rendah
- Pemicu alergi
- Kontak kulit
- Tingkat serbuk sari
- Rendah
Camellia japonica dapat menyebabkan iritasi kulit ringan pada beberapa orang yang sensitif akibat kontak dengan daun atau getahnya. Tanaman ini menghasilkan sedikit serbuk sari yang tersebar di udara, sehingga kecil kemungkinannya memicu alergi serbuk sari. Untuk mengurangi risiko, gunakan sarung tangan saat memangkas atau menangani tanaman.
Masalah umum
Penyiraman berlebihan dapat menyebabkan akar membusuk, sementara terlalu banyak sinar matahari dapat membuat daun terbakar. Hama seperti kutu sisik dan kutu daun kadang-kadang bisa menjadi masalah. Bunga yang sedikit bisa disebabkan oleh kurangnya cahaya atau waktu pemangkasan yang tidak tepat.
Kegunaan
Utamanya dibudidayakan sebagai tanaman hias karena bunganya yang menarik dan dedaunan yang selalu hijau. Sering digunakan di taman, taman kota, dan sebagai tanaman pot di balkon atau teras.
Catatan
Pangkas ringan setelah berbunga untuk membentuk tanaman dan menghilangkan kayu mati. Hindari pemangkasan berat yang dapat mengurangi pembungaan. Lindungi dari angin kencang dan embun beku akhir musim. Pindahkan tanaman muda ke pot baru setiap 2-3 tahun jika ditanam dalam wadah.